'Warna-warni Parlemen', Abadikan Sejarah dan Nilai Kemanusiaan

  • 03 Agt 2026 15:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

Sejumlah karya wartawan foto dari berbagai media dipamerkan dalam pameran jurnalistik yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP). Pameran bertema "Warna-warni Parlemen #16" menghadirkan beragam momen unik yang sarat makna, emosi, dan nilai human interest.

Pantauan RRI.co.id, Senin, 3 Agustus 2026, memperlihatkan deretan foto kegiatan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah foto juga menampilkan Ketua DPR RI Puan Maharani bersama tokoh nasional maupun tamu negara dalam berbagai kesempatan.

Suasana hangat hubungan parlemen dengan masyarakat tergambar melalui foto pimpinan dan anggota DPR saat menerima audiensi berbagai kelompok. Ekspresi, gestur, dan interaksi yang terekam menghadirkan sisi kemanusiaan di balik dinamika politik parlemen.

Salah satu foto memperlihatkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad berswafoto bersama perwakilan buruh dan asosiasi pengemudi. Momen sederhana tersebut menunjukkan ruang dialog yang terbangun melalui pendekatan yang akrab dan terbuka.

Foto lainnya menampilkan Dasco berbincang santai dengan Ketua KWP Ariawan sambil berjalan di sela menjalankan tugas kenegaraan. Bidikan itu memperlihatkan hubungan profesional yang tetap terjalin hangat antara narasumber dan wartawan parlemen.

Kedekatan serupa terlihat ketika Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul duduk lesehan bersama wartawan. Momen itu terjadi saat Ketua Fraksi PDI Perjuangan Utut Adianto menyampaikan keterangan pers mengenai isu geopolitik dunia.

Meski terlihat akrab, hubungan wartawan dengan anggota parlemen tetap dilandasi profesionalisme, independensi, serta penghormatan terhadap kode etik jurnalistik. Para legislator pun menjalankan perannya sebagai wakil rakyat yang terbuka terhadap kritik, pertanyaan, dan pengawasan publik.

Sinergi tersebut juga terekam ketika pimpinan DPR RI Suami Dasco Ahmad bersama Saan Mustopa menemui massa demonstrasi. Keduanya mendatangi gerbang Kompleks Parlemen pada malam hari untuk mendengarkan langsung aspirasi para mahasiswa.

Saat itu, pimpinan DPR berjanji memperjuangkan tuntutan mahasiswa terkait perbaikan tata kelola perekonomian nasional melalui mekanisme konstitusional. Momen tersebut memperlihatkan peran foto jurnalistik sebagai pengingat sejarah sekaligus jembatan komunikasi antara rakyat dan para pemimpinnya.

Dikutip dalam laman, dpr.go.id, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini menilai, pameran foto jurnalistik memiliki peran penting mendokumentasikan perjalanan parlemen Indonesia. Menurutnya, setiap foto menyimpan nilai sejarah sekaligus menyampaikan pesan yang melampaui kekuatan rangkaian kata.

"Foto tidak hanya mengabadikan peristiwa. Tetapi, juga merekam sejarah, menyampaikan pesan, dan menghadirkan perspektif yang tidak selalu terwakili kata-kata," ujarnya saat membuka Pameran Foto dan Anugerah Jurnalistik KWP 2026 ini, di Kompleks Parlemen, Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka juga menegaskan, peran strategis jurnalis parlemen dalam mengawal demokrasi dan mencatat perjalanan sejarah bangsa. Menurutnya, karya foto dihasilkan wartawan parlemen bukan sekadar dokumentasi visual.

"Melainkan warisan sejarah. Merajut memori kolektif perjuangan bangsa," ucapnya.

Pada kesempatan sama, Ketua KWP Ariawan mengapresiasi, dukungan DPR RI terhadap wartawan parlemen yang terus menjaga profesionalisme. Menurutnya, kolaborasi tersebut memperkuat ekosistem jurnalistik yang sehat dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

"Penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik KWP memasuki tahun keenam, sedangkan pameran foto jurnalistik memasuki penyelenggaraan ke-16, Penggabungan kedua kegiatan selama lima tahun terakhir mencerminkan soliditas dan kekompakan wartawan parlemen yang terus terjaga," ujarnya. (RRI.CO.ID/Biro Humas DPR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....