Aduan WNI Terlibat 'Online Scam' Kamboja Terus Bertambah

  • 25 Jan 2026 21:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Phnom Penh - Jumlah aduan WNI terlibat sindikat online scam (penipuan daring) ke KBRI Phnom Penh terus bertambah. Hingga Sabtu, 24 Januari 2026 tercatat jumlahnya mencapai 2.277 aduan.

Ribuan WNI itu mendatangi langsung KBRI Phnom Penh setelah berhasil keluar dari sindikat penipuan daring. Ribuan aduan itu diterima KBRI Phnom Penh terhitung 16 hingga 24 Januari 2026 pukul 23.59 waktu setempat.

“Lonjakan laporan kasus ini menyusul operasi besar-besaran Pemerintah Kamboja terhadap pusat penipuan daring di berbagai wilayah. Pada 24 Januari 2026, jumlah WNI melapor tercatat 122 orang, menunjukkan tren penurunan dibandingkan tiga hari sebelumnya yang mencapai lebih dari 200 aduan per hari,” kata Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto dalam keterangannya kepada RRI, Minggu, 25 Januari 2026.

“Namun demikian, KBRI Phnom Penh tidak akan lengah, dan justru terus memperkuat upaya penanganan laporan kasus.”

Santo mengungkapkan, memasuki hari kesembilan sejak terjadinya lonjakan kasus, KBRI Phnom Penh terus mengintensifkan koordinasi. Utamanya, dengan kementerian dan lembaga terkait di Indonesia, serta dengan otoritas Pemerintah Kamboja. (Foto: KBRI Phnom Penh)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....