KBRI Terima Ribuan Aduan WNI Terlibat Online Scam

  • 21 Jan 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Phnom Penh - Pertengahan Januari KBRI Phnom Penh menerima ribuan aduan WNI yang terlibat sindikat online scam (penipuan daring) di Kamboja. Aduan-aduan itu disampaikan langsung WNI yang terlibat online scam dan berhasil keluar dari sindikat di berbagai provinsi di Kamboja.

Adapun jumlah aduan itu mencapai 1.440 aduan yang disampaikan selama 16 hingga 20 Januari 2026 ke KBRI Phnom Penh. Kata Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto dalam pesan tertulis kepada RRI, Rabu, 21 Januari 2026.

“Gelombang kedatangan terbesar terjadi pada hari Senin, 19 Januari 2026, sejumlah 520 WNI dalam satu hari. Angka ini cukup fantastis, bila menimbang KBRI menangani 5.008 kasus sepanjang tahun 2025,” ujar Santo.

Secara khusus Santo mengimbau WNI yang telah keluar dari lokasi penipuan daring dan masih berada di wilayah Kamboja untuk segera melapor ke KBRI. Menurutnya, hal itu dilakukan agar dapat memperoleh bantuan dan fasilitasi kekonsuleran yang diperlukan untuk kepulangan ke Indonesia.

“KBRI juga mengingatkan WNI untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan KBRI Phnom Penh. KBRI Phnom Penh terus memprioritaskan pelindungan WNI,” katanya.

“Serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kepulangan WNI ke tanah air berjalan aman, tertib, dan secepat mungkin.” (Foto: KBRI Phnom Penh)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....