Indonesia dan Eurasian Economic Union Sepakat Perdagangan Bebas
- 30 Des 2025 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, St.Petersburg: Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (EaEU) dinilai sebagai hadiah tahun baru 2026. Kata Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman.
"Penandatanganan bersejarah FTA Indonesia-EaEU ini merupakan hadiah tahun baru 2026 terbaik bagi bangsa Kazakhstan dan bangsa Indonesia. Sebuah gelombang baru globalisasi perdagangan, jembatan emas Indonesia dan Eurasia,” kata Fadjroel saat turut hadir dalam penandatanganan FTA di St. Petersburg pada 21-22 Desember 2025 yang dihadiri pula oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Fadjroel menyebut, perjanjian perdagangan bebas sangat penting bagi Indonesia, “jembatan emas” yang menghubungkan Indonesia dan Eurasia. Menurutnya, pembukaan pasar Eurasia sangat menguntungkan Indonesia, sesuai Asta Cita Presiden Prabowo.
Sementara, penandatanganan FTA membuka, memperluas, dan mendiversifikasi pasar ekspor baru Indonesia, sumber investasi baru, khususnya di sektor manufaktur dan pertanian. Kata Mendag RI, Budi Santoso pada kesempatan yang sama.
Mendag menyebut, perjanjian ini terdiri atas 15 bab termasuk akses pasar, fasilitasi perdagangan, kerjasama ekonomi. Serta, memformalkan "preferential tariffs" hingga 90,5 persen untuk produk Indonesia, yang mewakili 95,1 persen total import EaEU dari Indonesia. (Foto:KBRI Kazakhstan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....