Geliat UMKM Warga Binaan Lapas Garut

  • 29 Des 2025 18:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Garut:Aktif dan kreatif, itulah kesan pertama saat masuk ke Lapas II A Garut, di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Lapas yang saat ini dihuni oleh sekitar 527 warga binaan ini, memiliki banyak program yang melibatkan langsung para penghuninya.

Jarum jam menunjukkan waktu telah memasuki pukul 11.00 WIB, namun situasi di lapas ini tampak sibuk dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para warga binaan. Di balik tembok lapas ini juga terdapat puluhan warga binaan yang terlihat sibuk menganyam serabut kelapa.

Ini merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh warga binaan Lapas II A Garut sejak 2024. Bahkan, berbagai produk dari bahan baku serabut kelapa ini telah diekspor ke sejumlah negara di Benua Eropa bekerja sama dengan UMKM mitra lapas.

Lapas II A Garut memiliki berbagai program pembinaan yang meliputi, menganyam serabut kelapa, konveksi, pembuatan roti, membatik, pangkas rambut serta pengolahan produk kopi. Kemudian, ternak domba, kambing, bebek, ayam petelur, lele, magot dengan bahan dasar limbah Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga biro perjalanan wisata.

Adapun, pembinaan melalui berbagai program dimaksudkan untuk menciptakan budaya kerja warga binaan yang baik. Yang memfokuskan pada aktivitas serta kegiatan positif.

“Baik untuk menyalurkan minat dan bakatnya, maupun dia juga bisa mendapatkan penghasilan dari kegiatannya itu. Karena, kita juga sudah membuatkan suatu wadah dalam bentuk kewirausahaan, baik itu UMKM maupun koperasi yang dimiliki oleh mereka sendiri,” kata Kepala Lapas II A Garut, Rusdedy saat ditemui RRI, Sabtu (27/12/2025).

Keseriusan seluruh pihak untuk terlibat dan mendukung berbagai upaya memberdayakan para warga binaan, tentunya menjadi hal utama dalam pelaksanaannya. Sebab, sejatinya warga binaan bukan penjahat, hanya tersesat yang belum terlambat untuk bertaubat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....