Wamenlu RI: Penipuan Daring Ancaman di Kawasan

  • 22 Des 2025 14:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Bangkok: Wamenlu RI Arrmanatha Nasir menegaskan, online scam (penipuan daring) sebagai krisis keamanan manusia dan ancaman regional. Sehingga, menurutnya hal itu harus diikuti dengan tindakan aksi kolektif global.

“Online scams telah berevolusi dari tindakan kriminal terisolasi menjadi aktivitas kriminal berskala industri yang terorganisir. Ini bukan lagi sekadar tantangan penegakan hukum, melainkan krisis keamanan manusia dengan implikasi regional dan global yang nyata,” kata Wamenlu Tata pada sesi “Tingkat Tinggi Konferensi Internasional tentang Kemitraan Global Melawan Penipuan Daring” di Bangkok, Thailand, Rabu (17/12/2025).

Wamenlu Tata menyoroti urgensi ancaman kejahatan transnasional generasi baru yang lintas batas dan canggih akibat penyalahgunaan teknologi, termasuk di Indonesia. Ia mengungkapkan, dalam satu tahun terakhir, Indonesia mencatat kerugian finansial mencapai USD474 juta.

“Lebih jauh lagi, dimensi kemanusiaan dari kejahatan ini sangatlah kental, antara 2021 hingga 2025, tercatat lebih dari 12.000 WNI terdampak. Banyak di antaranya menjadi korban TPPO dan dipaksa menjadi pelaku kejahatan di pusat penipuan daring di kawasan Asia Tenggara,” ujar Wamenlu RI memaparkan.

Konferensi Internasional tentang Kemitraan Global Melawan Penipuan Daring diselenggarakan Pemerintah Thailand dan The United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC). Konferensi bertujuan membentuk Kemitraan Global Melawan Penipuan Online (Global Partnership against Online Scams).

Pertemuan dihadiri menteri dan pejabat tinggi dari 40 negara. Serta, perwakilan organisasi internasional, kelompok masyarakat madani, dan sektor swasta. (Foto:Kemlu RI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....