Indonesia-Kamboja Bahas Penguatan Kerja Sama Keimigrasian

  • 08 Sep 2025 15:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Phnom Penh: Indonesia dan Kamboja membahas penguatan kerja sama penanganan masalah konsuler dan imigrasi yang dihadapi WNI yang tinggal di Kamboja. Hal itu dilakukan Dubes RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto dan Wakil Direktur Jenderal Imigrasi Kemendgari Kamboja, Mayor Jenderal Lour Rabo.

Pada pertemuan yang berlangsung Kamis (4/9/2025) di Phnom Penh ini, Dubes Santo Darmosumarto menyampaikan apresiasi kepada otoritas Kamboja. Khususnya, General Department of Immigration (DGI), atas dukungan berkelanjutannya dalam membantu WNI yang menghadapi masalah ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus konsuler dan imigrasi yang melibatkan WNI telah meningkat tajam seiring dengan pesatnya pertumbuhan komunitas Indonesia di Kamboja. Menyadari kompleksitas kasus konsuler dan imigrasi, Dubes Santo berterima kasih kepada pihak Kamboja atas bantuannya dalam memfasilitasi deportasi WNI.

Berdasarkan data KBRI Phnom Penh tahun 2024, terdapat lebih dari 131.000 WNI yang tinggal di Kamboja. Selama tahun tersebut, KBRI menangani 3.310 kasus konsuler yang melibatkan WNI.

Namun, dari Januari – Juli 2025, hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, jumlah kasus tercatat 3.256 kasus telah melampaui total tahun lalu. KBRI mengkhawatirkan bahwa 83 persen dari kasus ini terkait dengan aktivitas penipuan daring.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....