Indonesia Dorong KTT Asia Timur Menguatkan Fondasi Perdamaian

  • 14 Jul 2025 18:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Kuala Lumpur: Indonesia mendorong KTT Asia Timur (EAS) untuk memperkuat fondasi perdamaian di kawasan Indo-Pasifik. Hal itu disampaikan Menlu Sugiono, pada Pertemuan para Menlu di EAS ke-15, Jumat (11/7/2025), Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Sugiono, hal yang perlu dilakukan EAS adalah menjunjung tinggi komitmen terhadap Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982. Ia menegaskan, penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah harus tetap menjadi prinsip mutlak dan tidak dapat dinegosiasikan.

Terkait hal itu, Sugiono memaparkan perlu diikuti dengan memastikan Treaty of Amity and Cooperation atau Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC). Serta, Kemudian, Zone of Peace, Freedom, and Neutrality (ZOPFAN) dan Prinsip Bali tetap menjadi kompas abadi bagi interaksi di Indo-Pasifik.

Sugiono menilai, EAS juga penting untuk berfungsi sebagai kesadaran moral bersama. Ia menyoroti genosida yang berlangsung di Palestina dan disebutnya sebagai pengingat nyata tentang apa yang terjadi ketika prinsip-prinsip fundamental diabaikan.

Adapun EAS merupakan forum pertemuan tahunan para pemimpin negara-negara di kawasan Asia Timur dan sekitarnya. Termasuk negara-negara ASEAN, Australia, Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, Republik Korea, Amerika Serikat, dan Rusia.

EAS bertujuan untuk membahas isu-isu strategis dan kerja sama di berbagai bidang. Termasuk politik, keamanan, dan ekonomi, serta berperan penting dalam arsitektur regional. (Foto:Kemlu RI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....