Indonesia Dorong Upaya Kolektif ASEAN Hadapi Dinamika Geopolitik

  • 10 Jul 2025 17:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Kuala Lumpur: Indonesia mendorong pentingnya upaya kolektif dan strategis ASEAN, agar tetap relevan dalam menghadapi tekanan geo-politik dan geo-konomi global. Hal itu disampaikan Menlu RI, Sugiono dalam sesi pleno Pertemuan Menlu ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur, Rabu (9/7/2025).

Menlu Sugiono menyoroti laporan UNCTAD 2024 yang menunjukkan penurunan investasi global di berbagai sektor strategis. Namun demikian, ASEAN tetap menjadi bright spot dengan peningkatan arus investasi (FDI) sebesar 10 persen.

Indonesia juga mendukung penuh kerja dari ASEAN Geoeconomics Task Force dalam merumuskan opsi kebijakan strategis untuk dibahas di tingkat pemimpin. Dalam kaitan itu, Menlu Sugiono memandang implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045 harus menjadi langkah prioritas.

Pertemuan ini menghasilkan beberapa dokumen kesepakatan, antara lain Keputusan Menlu ASEAN untuk Peningkatan Hubungan ASEAN dengan Pihak Eksternal. Joint Communique AMM ke-58, dan AICHR Five Year Work Plan 2026- 2030.

Kemudian, AICHR Priority Programs 2026 dan AICHR Annual Report 2025. Adapun, keputusan Menlu ASEAN untuk Peningkatan Hubungan ASEAN dengan Pihak Eksternal adalah inisiatif Indonesia.

Keputusan ini bertujuan untuk mendorong ASEAN agar menjadi lebih proaktif dalam melakukan keterlibatan dengan mitranya. Yakni, sejalan dengan kepentingan dan sentralitas ASEAN. (Foto: Kemlu RI)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....