Menlu RI Serukan ASEAN Konsisten Bebas Senjata Nuklir
- 08 Jul 2025 18:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Kuala Lumpur: Menlu Sugiono menegaskan pentingnya konsistensi ASEAN memperjuangkan Asia Tenggara sebagai kawasan bebas senjata nuklir. Utamanya, di tengah meningkatnya risiko nuklir global.
Penegasan ini disampaikannya di Pertemuan Komisi Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone (SEANWFZ), di di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Selasa (8/7/2025). Pertemuan ini dilaksanakan di sela-sela ASEAN Foreign Ministers’ Meetings/PostMinisterial Conference (AMM/PMC) ke-58.
“Kita menghadapi lanskap perlucutan senjata global yang mengkhawatirkan, kontrol senjata berjalan stagnan, persenjataan nuklir justru meningkat. Dan, komitmen negara pemilik senjata nuklir terhadap NPT melemah,” ujar Menlu Sugiono.
Menlu Sugiono juga menyoroti serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang diawasi IAEA sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan ancaman nyata bagi stabilitas global. Dalam konteks ini, Menlu Sugiono menekankan bahwa SEANWFZ bukan hanya simbol politik, tetapi instrumen konkret untuk menjaga perdamaian kawasan.
Selain itu, Menlu RI menyambut baik pernyataan kesiapan RRT untuk menandatangani Protokol SEANWFZ tanpa reservasi. Ia mendorong ASEAN segera menyelesaikan dokumen teknis dan MoU terkait, termasuk penyusunan rencana kerja dengan tenggat waktu jelas.
Terkait Timor-Leste, Menlu RI menyampaikan dukungan penuh Indonesia atas aksesi negara tersebut ke dalam Traktat SEANWFZ. Menlu RI berharap penandatanganan dapat dilakukan pada KTT ASEAN ke-47 mendatang. (Foto: Kemlu RI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....