Menlu RI Usulkan Langkah Strategis Bilateral dengan Mauritania

  • 27 Jun 2025 20:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indonesia mengusulkan berbagai langkah strategis memperkuat kerja sama bilateral dengan Mauritania. Hal ini disampaikan Menlu RI, Sugiono, saat menerima kunjungan perpisahan Duta Besar Mauritania untuk Indonesia, Weddady Ould Sidi Haiba, Kamis (26/6/2025).

Menlu Sugiono menilai penguatan kerja sama itu penting dilakukan di bidang perdagangan, investasi, pembangunan berkelanjutan, dan sosial budaya. Serta, mendukung saling kunjung antar pejabat kedua negara.

Di samping itu, Mauritania juga merupakan salah satu negara penerima hibah Indonesia dalam skema kerja sama Selatan-Selatan. Lebih lanjut, Menlu mengundang Mauritania bersama-sama menangani isu Palestina dan konflik di Kawasan Timur Tengah melalui kerangka Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Secara khusus Menlu Sugiono menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi Dubes Weddady selama masa tugasnya di Indonesia sejak 15 Februari 2024. Dubes Weddady dinilai telah membina hubungan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Mauritania dengan baik.

Sementara, hubungan diplomatik Indonesia dan Mauritania resmi dibuka pada 26 September 2011. Yaitu, melalui penandatanganan Joint Communique Concerning the Establishment of Diplomatic Relations di New York. (Foto:Kemlu RI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....