Wapres Tinjau Pembangunan Bendungan Jlantah di Karanganyar
- 29 Des 2024 11:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Karanganyar: Saat dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen Indonesia. Yaitu, menuju swasembada pangan dan energi sebagai langkah utama guna menghadapi tantangan global yang makin kompleks.
Mengawal komitmen tersebut, Wapres Gibran Rakabuming meninjau langsung proyek Pembangunan Bendungan Jlantah. Yang berlokasi di Desa Tlobo dan Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (27/12/2024).
Adapun peninjauan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan bendungan yang telah mencapai 98,55% tersebut sesuai timeline yang telah ditetapkan. Bendungan berkapasitas tampung 10,97 juta m³ dengan luas genangan 50,45 hektar.
Bendungan ini diproyeksikan menjadi salah satu pendukung program ketahanan pangan nasional dari sisi manfaat irigasi. Kemudian, ketahanan energi dari manfaat energi listrik yang dihasilkan.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres menekankan pentingnya keberlanjutan sumber daya air untuk mendukung produktivitas pertanian. Sekaligus sebagai langkah strategis dalam memitigasi dampak perubahan iklim.
Selain itu, Wapres juga menyoroti peluang bendungan ini dalam mendukung pengembangan energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Hal ini, sejalan dengan visi Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi melalui diversifikasi sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
Untuk itu, ia berharap proyek Bendungan Jlantah selesai tepat waktu, sehingga para petani dapat segera meningkatkan hasil produksi. Dan, masyarakat sekitar mendapatkan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.
Bendungan akan mengaliri persawahan seluas 1.494 hektar, serta diproyeksikan bermanfaat mereduksi banjir (70,33 m³/detik) dengan luas lahan 87 hektar. Sumber air baku sebesar 150 liter per detik, potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebesar 10 Megawatt dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro hingga 0,625 Megawatt, serta untuk pariwisata. (Foto: Setwapres RI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....