Pesona Gunung Api 'Bukit Kaba' Memacu Adrenalin
- 02 Jan 2024 18:56 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Disebuah gunung yang warga sekitar menyebut Bukit Kaba dengan ketinggian 1952 mdpl, tubuh kecil Nina anak perempuan (11 tahun) dengan lincah kaki kakinya menapaki medan terjal yang dilaluinya. Memanggul ransel dan memegang stick tracking, sesekali dia melihat kebelakang memastikan ayahnya masih mengawal perjalanannya kali ini.
Beruntungnya Nina memiliki seorang ayah bernama Miftah. Senior di sebuah organisasi pencinta alam Kampala Unib.
Ia selalu Siaga memastikan Nina aman dan menikmati tracking kali ini. Sesekali kaki Nina tergelincir di antara bebatuan kecil yang basah terkena embun pagi.
Tangan mungilnya menggapai akar pohon yang ada untuk kembali menyeimbangkan tubuhnya. Seluruh anggota tubuhnya kembali akrab dengan situasi alam Bukit Kaba.
Warga Bengkulu tak perlu jauh jauh ke pulau Jawa untuk mencoba pengalaman seru naik gunung. Aktivitas naik gunung bisa dijajal di Bengkulu.
Gunung Kaba atau masyarakat sekitar menyebut bukit Kaba dikarenakan dianggap masih tidak begitu memiliki ketinggian yang lebih dimiliki banyak gunung di tanah air. Gunung Kaba adalah gunung berapi aktif yang terletak di Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Dari Kota Curup, gunung ini berada di sebelah Tenggara dengan jarak sekitar 15 km. Untuk sampai ke kaki bukit bisa dijangkau dengan motor atau angkutan umum.
Aktivitas mendaki gunung Bukit Kaba kali ini tepat di masa orientasi siswa baru Kampala. Nina mengikuti rombongan senior Kampala yang mengajak serta anggota keluarga.
Rombongan yang terdiri dari dua keluarga yakni keluarga Alsep Ronaldo dan keluarga Miftah Urrahman yang mengajak serta anak anaknya yang berusia 6 dan 11 tahun. Perjalanan dari kota Bengkulu menuju Bukit Kaba memakan waktu tempuh sekitar 2, 5 jam.
Mendaki Bukit Kaba semakin banyak peminatnya. Hal itu terlihat dari banyaknya pendaki dari dalam provinsi Bengkulu dan tak jarang juga pendaki dari luar Bengkulu seperti warga dari Lubuk Linggau (Sumsel), kota Palembang, Empat Lawang, Pagar Alam dan Jambi.
Hal itu terlihat dari banyaknya animo pendaki yang datang menjajal Bukit Kaba. “ sudah lumayan banyak, terlebih lagi hari pergantian tahun dan malam 17 Agustus biasanya pendaki menggelar Upacara dan Pengibaran bendera Merah putih di puncak bukit Kaba” kata Ketua Pokdarwis bukit Kaba Desa Sumber Urip, Yulian Pratama kepada RRI Bengkulu.
“Kalau berdasarkan pengalaman dari tahun tahun sebelumnya sekitar 1500 an pendaki berada di bukit Kaba. “ bebernya.
Mendaki gunung atau Tracking merupakan salah satu olahraga alam bebas yang menantang. Sebelum melakukannya, lengkapi diri dengan perlengkapan yang standar.Mendaki gunung, kini makin diminati para pencinta petualangan dari anak anak hingga dewasa.
Senior Kampala Unib Miftah urrahman mengatakan, sebelum mendaki gunung pastikan sebelumnya sudah latihan fisik, membekali diri dengan pengetahuan tentang gunung yang akan di jajal, pengetahuan lingkungan, peralatan tracking hingga teknik teknik yang digunakan. “ Bagi pemula penting untuk tidak mendaki gunung sendirian atau solo untuk menghindari resiko selama pendakian” tutupnya. (Rizka Medio Octoria)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....