BPK Wilayah VII Apresiasi Generasi Muda Kenalkan Sejarah Benteng Marlborough

  • 23 Agt 2026 10:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII, Iskandar M. Siregar, S.Si., M.A.P., mengapresiasi kegiatan Jelajah Benteng Marlborough: Heritage Amazing Place yang diselenggarakan Komunitas Aksaraya Semesta, Minggu (23/8/2026), di Benteng Marlborough Kota Bengkulu. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan memahami sejarah Bengkulu.

Iskandar mengatakan masyarakat Bengkulu harus mengetahui sejarah daerahnya, terutama generasi muda yang saat ini banyak menghabiskan waktu dengan gadget dan berbagai informasi modern. Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan secara positif untuk menambah wawasan, termasuk mempelajari sejarah dan kebudayaan daerah.

Ia menilai keberadaan anak-anak muda dari Komunitas Aksaraya Semesta yang masih memiliki semangat belajar sejarah merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Melalui kegiatan tersebut, mereka tidak hanya belajar tentang peninggalan sejarah, tetapi juga membantu mengajak generasi muda lainnya untuk lebih peduli terhadap warisan budaya yang ada di Bengkulu.

Iskandar mengajak seluruh generasi muda untuk mempelajari sejarah karena bangsa yang besar merupakan bangsa yang menghargai perjuangan masa lalu. Menurutnya, sejarah bukan sekadar cerita masa lampau, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun identitas dan karakter generasi penerus.

Ia menjelaskan, Bengkulu memiliki sejumlah peninggalan penting yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional, di antaranya Benteng Marlborough dan rumah bekas kediaman Bung Karno. Selain itu, makam Sentot Alibasyah di Kota Bengkulu juga akan diajukan untuk menjadi cagar budaya tingkat nasional.

Sementara itu, pemandu Benteng Marlborough, Safrudin, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan Komunitas Aksaraya Semesta Bengkulu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memperkenalkan sejarah masa lampau, khususnya sejarah Benteng Marlborough, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempromosikan wisata sejarah Bengkulu kepada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.

Ia berharap kegiatan edukasi dan jelajah sejarah seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda. Dengan demikian, peninggalan sejarah di Bengkulu tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga semakin dikenal, dihargai, dan menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat serta daya tarik wisata daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....