Menjelajah Quedlinburg: Kota Dongeng Jerman yang Menolak Tua

  • 01 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di tengah modernisasi Eropa yang bergerak cepat, waktu seakan berhenti di sebuah kota kecil di kaki Pegunungan Harz, Jerman Tengah. Quedlinburg, sebuah kota kuno yang didominasi oleh arsitektur kayu khas abad pertengahan, terus memikat dunia dengan pesona visualnya yang menyerupai ilustrasi buku dongeng. Bukan sekadar destinasi wisata, kota ini merupakan salah satu monumen sejarah terpenting di Jerman yang diakui secara global.

Suasana autentik abad pertengahan di Quedlinburg

Surga Arsitektur Kayu Terbesar di Jerman

Daya tarik utama Quedlinburg terletak pada keaslian tata kotanya yang selamat dari kehancuran Perang Dunia II. Kota ini memiliki lebih dari 2.000 rumah kayu tradisional (Fachwerkbauten atau half-timbered houses) yang dibangun melintasi lima abad yang berbeda.

Saat menyusuri jalanan berbatu (cobblestone), pengunjung dapat melihat evolusi arsitektur Eropa langsung dari fasad bangunannya, mulai dari gaya Gotik akhir, Renaisans, Barok, hingga bangunan abad ke-19. Struktur tertua yang tercatat di sini bahkan berasal dari awal abad ke-14, menjadikannya salah satu rumah kayu tertua yang masih berdiri kokoh di Jerman.

Ibu Kota Pertama Kekaisaran Jerman

Bukan hanya soal estetika visual, Quedlinburg memegang peranan krusial dalam fondasi sejarah bangsa Jerman. Pada abad ke-10, kota ini berfungsi sebagai ibu kota wilayah (Pfalz) di bawah pemerintahan Raja Heinrich I (Henry the Fowler). Di sinilah cetak biru Kekaisaran Romawi Suci bangsa Jerman pertama kali dikonsolidasikan.

Kompleks Kastil dan Gereja St. Servatius yang bersejarah. Source: Wikipedia

Di atas bukit batu yang dikenal sebagai Schlossberg (Bukit Kastil), berdiri megah Gereja Kolegiat St. Servatius. Bangunan bergaya Romawi ini menjadi tempat peristirahatan terakhir Raja Heinrich I dan istrinya, Ratu Mathilde. Selama berabad-abad berikutnya, kompleks ini dikelola sebagai biara wanita sekuler (Frauenstift) yang sangat berpengaruh, di mana para putri bangsawan menjalankan roda pemerintahan dan keagamaan wilayah tersebut.

Karena signifikansi sejarah dan pelestarian arsitekturnya yang luar biasa, UNESCO secara resmi menetapkan Kompleks Kastil, Gereja, dan Kota Tua Quedlinburg sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1994.

Ragam Fakta Unik Quedlinburg
  • Penyelamatan oleh Keberuntungan Sejarah: Berbeda dengan kota-kota besar di Jerman seperti Berlin atau Dresden yang lumat oleh bom sekutu pada Perang Dunia II, Quedlinburg hampir tidak tersentuh oleh serangan udara, sehingga struktur kayunya yang rentan tetap utuh hingga hari ini.
  • Gaya "Fachwerk" yang Khas: Rumah-rumah di sini dibangun dengan teknik menjepit balok kayu horisontal dan vertikal, lalu mengisinya dengan campuran tanah liat, jerami, atau batu bata. Bagian lantai atas sering kali dibangun sedikit lebih menjorok ke luar dibanding lantai bawahnya (kragung).
  • Pusat Pembibitan Tanaman Dunia: Pada abad ke-18 dan 19, Quedlinburg sempat menjadi pusat inovasi hortikultura dan perdagangan benih bunga serta sayuran tingkat internasional, yang membawa kemakmuran ekonomi bagi kota tersebut.

( Sumber & Referensi Data: UNESCO World Heritage Centre & Deutsche Zentrale für Tourismus-GNTB )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....