Konservasi Rafflesia Kepahiang Aktif Berbagi Informasi Rafflesia Mekar

  • 02 Feb 2026 10:09 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu - Pegiat konservasi Bunga Rafflesia di Kabupaten Kepahiang, Holidin, mengatakan titik tumbuh bunga rafflesia di wilayah tersebut berada di Bukit Daun KM 50 Jalur Lintas Bengkulu. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu habitat alami rafflesia yang masih bertahan hingga kini. Berdasarkan hasil wawancara RRI, terdapat tujuh titik lokasi tumbuh bunga rafflesia yang pernah terdata di kawasan tersebut. Keberadaan titik-titik ini menjadi perhatian penting bagi upaya pelestarian puspa langka endemik Sumatra tersebut.

Dari tujuh titik yang ada, Holidin menjelaskan bahwa saat ini hanya empat titik yang masih aktif ditumbuhi rafflesia. Satu titik lainnya dinyatakan telah punah akibat perambahan hutan yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi ini menjadi pelajaran penting bahwa kerusakan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kelestarian flora langka. Sementara itu, dua titik lainnya berada dalam kondisi sangat aktif dengan potensi pertumbuhan.

Bunga Rafflesia arnoldi yang baru-baru mekar di Bukit Daun KM 50 Jalur Lintas Bengkulu - Kepahiang. (Dok. Holidin / RRI.CO.ID)

Lebih lanjut Holidin menyebutkan, dari empat titik yang aktif, hanya dua titik yang tergolong paling produktif. Kedua titik tersebut mampu menyumbangkan hingga sekitar 30 kali pertumbuhan bunga rafflesia dalam satu tahun, baik dalam bentuk tunas hingga mekar sempurna. Angka ini menunjukkan bahwa habitat di kawasan tersebut masih cukup mendukung siklus hidup rafflesia, meskipun tetap memerlukan perlindungan dan pengawasan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya konservasi sekaligus edukasi publik, setiap perkembangan pertumbuhan rafflesia selalu diinformasikan kepada masyarakat. Informasi tersebut disebarkan melalui media sosial dan pemasangan papan pemberitahuan di sepanjang Jalur Lintas KM 50. Tujuannya untuk menarik minat pengunjung, baik dari masyarakat lokal, wisatawan nasional, hingga turis asing yang kerap datang saat bunga rafflesia mekar.

Holidin menambahkan, penyebaran informasi ini tidak lepas dari peran aktif netizen dan para pemerhati puspa langka yang turut membantu membagikan kabar pertumbuhan rafflesia. Partisipasi publik dinilai sangat penting dalam mendukung konservasi berbasis kesadaran bersama. Dalam waktu dekat, diperkirakan akan ada tiga bongkol bunga rafflesia yang kembali mekar sekitar dua bulan mendatang, yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....