Festival Jepang Paling Memikat di Bulan November

  • 30 Okt 2025 22:40 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, BENGKULU: Bulan November di Jepang dikenal sebagai puncak musim gugur (kōyō), sebuah periode di mana alam menyuguhkan pemandangan daun maple dan ginkgo yang memerah dan menguning. Bersamaan dengan keindahan alam ini, berbagai festival tradisional dan modern di seluruh Jepang diselenggarakan, menawarkan pengalaman budaya yang kaya dan tak terlupakan.

1. Pesta Cahaya Musim Gugur: Iluminasi dan Momijigari

Banyak festival di bulan November berpusat pada perayaan keindahan daun musim gugur (momiji). Salah satu yang paling dinantikan adalah festival iluminasi malam hari di taman-taman terkenal.

  • Iluminasi Kuil Kiyomizu-dera (Kyoto): Menampilkan arsitektur kuil yang megah bermandikan cahaya, dikelilingi oleh warna-warni daun musim gugur. Pemandangan malam ini sering disebut sebagai salah satu yang paling dramatis di Jepang.

  • Festival Momiji Kawaguchiko (Yamanashi): Di dekat Gunung Fuji, festival ini memungkinkan pengunjung menikmati keindahan daun maple dengan latar belakang ikonik Gunung Fuji. Iluminasi malam hari di 'Momiji Tunnel' menjadi daya tarik utama yang romantis.

2. Tradisi Berdoa untuk Anak: Shichi-Go-San

Tanggal 15 November adalah momen penting untuk merayakan Shichi-Go-San (Tujuh-Lima-Tiga). Perayaan ini adalah ritual di mana anak perempuan berusia tujuh dan tiga tahun, serta anak laki-laki berusia lima dan tiga tahun, didandani dengan kimono tradisional dan dibawa ke kuil untuk berdoa demi pertumbuhan dan kesehatan mereka.

"Shichi-Go-San adalah perayaan yang menghangatkan hati, di mana keluarga berkumpul untuk menghormati pertumbuhan anak-anak mereka. Kuil-kuil dipenuhi dengan pemandangan anak-anak kecil yang menggemaskan dengan pakaian tradisional," ujar seorang pengamat budaya Jepang.

3. Festival Energi dan Keberuntungan: Tori no Ichi

Juga dikenal sebagai "Pekan Raya Hari Ayam Jantan," Tori no Ichi adalah festival yang diadakan pada hari-hari yang bertepatan dengan Shio Ayam Jantan dalam kalender Tiongkok di bulan November. Perayaan ini berpusat di kuil-kuil tertentu, terutama di Tokyo (seperti Kuil Otori di Asakusa).

  • Sorotan Utama: Penjualan Kumade (garpu bambu berhias). Kumade ini dihiasi dengan berbagai simbol keberuntungan dan diyakini dapat "menyapu" rezeki dan kesuksesan bagi pemilik bisnis. Suasana pasar malam yang ramai ini penuh dengan semangat dan harapan.

4. Ragam Festival Regional yang Unik

Beberapa daerah menyelenggarakan festival khas yang kaya akan sejarah dan pertunjukan:

  • Karatsu Kunchi (Saga): Salah satu festival musim gugur terbesar di Kyushu. Festival ini menampilkan arak-arakan kendaraan hias raksasa (hikiyama) yang menggambarkan makhluk mitologi dan cerita rakyat. Diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

  • Grand Sumo Tournament (Fukuoka): Meskipun bukan festival budaya dalam artian tradisional, turnamen Sumo di Fukuoka pada bulan November adalah acara olahraga nasional yang sangat penting dan menarik wisatawan untuk merasakan suasana otentik Jepang.

Bulan November di Jepang menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, ritual tradisional yang khidmat, dan perayaan yang penuh warna. Ini adalah waktu yang ideal untuk menyaksikan bagaimana masyarakat Jepang merayakan warisan budayanya sambil menikmati puncak keindahan musim gugur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....