Kenapa ada Etnis Jawa di Suriname? Bagaimana sejarahnya?
- 23 Sep 2024 22:07 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Suriname, negara terkecil di wilayah Amerika Selatan ini dihuni oleh berbagai etnis, salah satunya adalah Jawa.
Bagaimana asal usul keberadaan etnis Jawa di Suriname?
Suriname merupakan salah satu wilayah yang dijajah oleh Belanda. Keberadaan etnis Jawa di Suriname merupakan hasil dari migrasi besar-besaran yang dilakukan oleh belanda pada akhir abad ke-19. Setelah penghapusan perbudakan di Koloni Suriname, para pemilik perkebunan menghadapi krisis tenaga kerja. Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mereka mulai mencari pekerja dari pulau Jawa. Menurut W. van der Waal dalam bukunya Indonesians in Suriname: The Cultural and Historical Context (2015), "Migrasi ini dipicu oleh kebutuhan akan tenaga kerja di perkebunan tebu setelah penghapusan perbudakan."
Sekitar 34.000 orang Jawa dikirim ke Suriname antara tahun 1890 dan 1939. Mereka dipekerjakan di perkebunan tebu dan kopi, dan banyak yang menetap setelah kontrak kerja mereka selesai. Proses akulturasi membawa budaya, tradisi, dan bahasa Jawa yang kini menjadi bagian integral dari masyarakat Suriname.
Saat ini, komunitas Jawa di Suriname masih mempertahankan banyak aspek budaya mereka, seperti bahasa Jawa, masakan, dan upacara tradisional. Kegiatan seperti perayaan Lebaran dan Slembaran mencerminkan warisan budaya yang kuat.
Selain etnis jawa, banyak etnis lain di suriname seperti india timur, Maroon, Kreol, Tionghoa dan lainnya. Tidak hanya etnis yang beragam suriname juga memiliki keberagaman agama diantaranya Hindu, Protestan, Katolik dan Islam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....