FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia ke Investor Swasta? UEFA Langsung Ambil Tindakan
- 02 Agt 2026 09:11 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bersama 55 asosiasi anggotanya secara sepakat mengambil keputusan tegas untuk memboikot seluruh kompetisi yang diselenggarakan oleh FIFA. Langkah mendadak ini diambil sebagai bentuk perlawanan terbuka terhadap rencana FIFA yang ingin menjual sebagian saham komersial Piala Dunia kepada investor swasta.
UEFA menilai penyerahan hak komersial kepada pihak ketiga dapat merusak nilai historis serta tradisi panjang yang diusung oleh turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Dalam pernyataan resminya, UEFA menegaskan bahwa tidak ada satu pun tim nasional asal Eropa yang akan berkompetisi di ajang FIFA selama rencana investasi ini belum dibatalkan secara total.
| Baca juga: Demam Haaland Picu Tren Nama Bayi |
Rencana Komersialisasi oleh FIFA
Pemicu perselisihan ini berawal dari wacana Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang berniat membentuk entitas anak usaha komersial bernama FIFA Forward Enterprise senilai 20 miliar dolar AS. Melalui skema tersebut, FIFA berencana melepas hingga 20 persen saham kepada investor eksternal guna menggalang dana segar sebesar 4,2 miliar dolar AS.
FIFA mengklaim dana hasil investasi tersebut bakal didistribusikan kepada 211 asosiasi anggotanya untuk mempercepat pembangunan sepak bola di tingkat global. Namun, langkah tersebut dikritik keras oleh UEFA karena dirancang secara tertutup tanpa melibatkan konsultasi yang transparan dengan konfederasi regional.
Penolakan Integritas dan Komersialisasi
UEFA menuding tindakan FIFA sebagai bentuk tata kelola yang mengintimidasi serta memprioritaskan keuntungan finansial di atas integritas olahraga. Organisasi pimpinan Aleksander Ceferin itu menegaskan bahwa hak istimewa pengelolaan ajang warisan dunia tidak semestinya dikorbankan demi imbalan modal investor eksternal.
Dukungan penuh terhadap aksi boikot ini juga disuarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) yang menyatakan berdiri bahu-membahu bersama rekan-rekan Eropa lainnya. FA menekankan bahwa Piala Dunia adalah milik seluruh pencinta sepak bola dan tidak boleh dijadikan komoditas untuk diperjualbelikan.
Konfirmasi Resmi dan Sumber
Keputusan boikot yang disepakati oleh 55 negara anggota UEFA ini diumumkan secara resmi setelah pertemuan darurat virtual pada akhir Juli 2026. Informasi mengenai perselisihan besar dalam tata kelola sepak bola dunia ini disadur dari laporan resmi UEFA serta pemberitaan Reuters, Associated Press, The Guardian, dan ANTARA.
Sumber
- UEFA Statement: "UEFA dan 55 asosiasi anggotanya bersatu padu. Kami menolak secara bulat dan tegas usulan FIFA untuk mengalihkan hak kepemilikan atas Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta. Piala Dunia tidak boleh diperlakukan sebagai produk investasi... Piala Dunia tidak untuk dijual."
- FA Spokesperson: "Kami berdiri bahu-membahu dengan rekan-rekan Eropa kami dan mendukung penuh pandangan kolektif ini. Kami menolak rencana FIFA—Piala Dunia milik sepak bola dan akan selalu begitu."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....