Belasan Pelatih Top Tinggalkan Kursi Kepelatihan usai Piala Dunia 2026

  • 17 Jul 2026 00:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko terbukti menjadi panggung yang sangat kejam bagi para juru taktik di pinggir lapangan. Sebanyak 18 pelatih kepala dilaporkan resmi menanggalkan jabatannya atau dipecat oleh federasi masing-masing setelah gagal memenuhi target besar di turnamen edisi ke-23 ini.

Gelombang pemecatan langsung dimulai sejak fase grup saat Tunisia secara radikal mendepak Sabri Lamouchi seusai kekalahan telak 1-5 dari Swedia. Ironisnya, Herve Renard yang ditunjuk darurat sebagai pengganti di sisa turnamen pun ikut angkat kaki tak lama setelah Tunisia resmi tersingkir dari persaingan.

Nasib tragis di babak penyisihan grup juga menimpa pelatih veteran Miroslav Koubek yang mundur akibat tekanan media Ceko, serta Hong Myung-bo yang mundur dari timnas Korea Selatan akibat gelombang kecaman publik. Selain mereka, pelatih ikonik asal Skotlandia, Steve Clarke, dan juru taktik Uruguay, Marcelo Bielsa, menyudahi masa bakti panjang mereka setelah tim asuhannya gagal menembus babak gugur.

Memasuki babak 32 besar, kejutan besar terjadi saat Ronald Koeman memilih mundur pasca-kegagalan dramatis Belanda di tangan Maroko lewat adu penalti. Langkah serupa diambil oleh Sebastian Beccacece (Ekuador) dan Carlos Queiroz (Ghana) yang langsung meletakkan jabatan mereka setelah menderita kekalahan tipis dari lawan masing-masing.

Tensi tinggi turnamen terus memakan korban di babak 16 besar ketika pelatih tuan rumah Meksiko, Javier Aguirre, mundur usai ditaklukkan Inggris di Stadion Azteca. Pada fase yang sama, Roberto Martinez mengumumkan pengunduran dirinya dari timnas Portugal setelah disingkirkan Spanyol, sekaligus menandai akhir tragis era Cristiano Ronaldo di Piala Dunia.

Eksodus massal ini digenapi oleh beberapa nama besar lainnya seperti Julian Nagelsmann yang terdepak dari kursi kepelatihan Jerman pasca-kekalahan mengejutkan dari Paraguay. Begitu pula dengan Zlatko Dalic (Kroasia), Pape Thiaw (Senegal), Vladimir Petkovic (Aljazair), serta Jamal Sellami (Yordania) yang harus merelakan kursi kepelatihan mereka kosong demi regenerasi baru.

Turnamen dengan format baru 48 tim ini terbukti telah menjelma menjadi mesin penggiling yang menuntut pertanggungjawaban instan dari para arsitek lapangan hijau. Kini, federasi sepak bola di berbagai belahan dunia harus bergerak cepat memulai proyek baru demi menyongsong siklus kompetisi internasional berikutnya.

Daftar Lengkap Pelatih yang Pergi:

  • Sabri Lamouchi (Tunisia)
  • Herve Renard (Tunisia)
  • Miroslav Koubek (Republik Ceko)
  • Hong Myung-bo (Korea Selatan)
  • Steve Clarke (Skotlandia)
  • Marcelo Bielsa (Uruguay)
  • Ronald Koeman (Belanda)
  • Sebastian Beccacece (Ekuador)
  • Carlos Queiroz (Ghana)
  • Javier Aguirre (Meksiko)
  • Roberto Martinez (Portugal)
  • Julian Nagelsmann (Jerman)
  • Zlatko Dalic (Kroasia)
  • Pape Thiaw (Senegal)
  • Vladimir Petkovic (Aljazair)
  • Jamal Sellami (Yordania)

(Catatan: Sisa dua nama pelatih lainnya dari total 18 eksodus korporasi ini mencakup staf kepelatihan internal atau pelatih interim yang kontraknya habis bersamaan dengan eliminasi grup).

Sumber

· The Guardian: "Exit strategies: how and why World Cup coaches have left their jobs"

· beIN SPORTS: "Not Just Teams Are Falling: One in Four Coaches Who Started the 2026 World Cup Are No Longer in Charge"

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....