Ini Sosok Asli Pengukir Trofi Piala Dunia FIFA yang Jarang Orang Tahu!

  • 12 Jul 2026 15:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Trofi Piala Dunia FIFA merupakan lambang supremasi tertinggi sepak bola yang diimpikan oleh setiap pemain di planet bumi. Namun, jarang ada yang tahu bahwa keindahan emas murni tersebut lahir dari tangan dingin seorang seniman berbakat asal Italia.

Pengukir dan Desainer Trofi

Nama pria jenius di balik mahakarya ikonik ini adalah Silvio Gazzaniga, seorang pemahat patung dan seniman asal kota Milan. Beliau memenangkan sayembara desain yang diadakan oleh FIFA pada tahun 1971 setelah menyisihkan 53 proposal dari seniman seluruh dunia.

Gazzaniga mendesain trofi tersebut saat bekerja sebagai direktur artistik di perusahaan manufaktur piala terkenal, GDE Bertoni. Hasil pahatannya menggambarkan dua figur atlet yang sedang merayakan kemenangan sambil menyangga bola dunia di atas pundak mereka.

Sejarah Terciptanya Trofi Baru

Kebutuhan akan trofi baru ini muncul setelah Brasil memenangkan Piala Dunia ketiga mereka pada tahun 1970 di Meksiko. Sesuai aturan lama, Brasil berhak menyimpan trofi pertama yang bernama Jules Rimet secara permanen.

Menanggapi hal tersebut, FIFA segera mencari desain baru yang lebih modern dan universal untuk edisi turnamen berikutnya. Trofi baru ciptaan Gazzaniga ini akhirnya resmi diperkenalkan dan mulai diperebutkan sejak Piala Dunia 1974 di Jerman Barat.

Uniknya, trofi buatan Gazzaniga ini pertama kali resmi diangkat ke udara oleh kapten tim nasional Jerman Barat, Franz Beckenbauer, pada edisi Piala Dunia 1974. Sejak momen bersejarah itu, replika piala ini terus diproduksi secara eksklusif oleh pabrik perhiasan keluarga GDE Bertoni di Italia.

West Germany
Detail dan Makna Desain

Gazzaniga sengaja membuat lekukan garis-garis dinamis pada trofi untuk mencerminkan energi, semangat, dan momen kejayaan atlet saat berkompetisi. Trofi setinggi 36,8 sentimeter ini terbuat dari emas murni 18 karat dengan berat total mencapai sekitar 6,1 kilogram.

Bagian dasarnya diperkuat oleh dua lapisan batuan hijau malakit yang sangat indah untuk memberikan kontras warna yang kokoh. Kini, nama-nama tim pemenang diukir di bagian bawah piala dan ruang tersebut diperkirakan akan penuh pada edisi Piala Dunia 2038.

Kini, Gazzaniga telah tiada namun karya emasnya tetap menjadi lambang ambisi terbesar umat manusia di lapangan hijau. Setiap detak jantung kompetisi empat tahunan ini akan selalu menghidupkan kembali warisan seni yang ia tinggalkan bagi dunia.

Sumber
  • Fédération Internationale de Football Association (FIFA) – The History of the FIFA World Cup Trophy and Silvio Gazzaniga's Design Spec.
  • FIFA Museum Official Records: Dokumentasi sejarah kompetisi dan detail teknis material trofi berlapis emas 18 karat.
  • GDE Bertoni Official Archives – The manufacturing history of the FIFA World Cup Trophy in Paderno Dugnano, Milan.
  • Biografi Seni Silvio Gazzaniga: Catatan filosofi desain dan proses memenangkan sayembara FIFA pada tahun 1971.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....