Kenalan dengan Fabrizio Romano, Juru Transfer Sepak Bola

  • 09 Jan 2025 16:21 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Nama Fabrizio Romano bisa dikatakan menjadi sumber berita A1 untuk urusan transfer mentransfer dalam dunia sepak bola, termasuk rumor pelatih pengganti Coach STY di Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Lantas, siapa sosok Fabrizio Romano yang seorang jurnalis namun dicap sebagai juru transfer dalam dunia sepak bola?

Pemilik slogan "he we go" ini lahir di Naples, Italia pada 21 Februari 1993. Romano memulai karier jurnalistiknya sejak berusia 18 tahun, pada awalnya ia menulis di situs-situs web kecil Italia.

Kariernya mulai meroket usai menjadi penulis di beberapa media besar Italia. Termasuk di Goal Italia sebagai koresponden raksasa Serie A Inter Milan.

Di balik fakta bahwa fans sepak bola suka dengan gosip transfer, maka banyak jurnalis yang menulis berita tentang transfer. Bahkan, tak jarang mereka bicara tentang isu atau gosip transfer untuk menyenangkan hati para fans.

Namun, hal ini berbeda dengan Romano. Ia menawarkan dua hal penting yang jarang dimiliki jurnalis lain, yaitu kecepatan dan keakuratan.

Setiap harinya, Romano bisa melakukan setidaknya 50 kali panggilan telepon. Selain itu, ia juga sering mendatangi agen hingga direktur klub di restoran, hotel, atau di lokasi lain guna memastikan kabar transfer dari rumor yang beredar.

Saat memasuki bursa transfer, Romano hanya tidur sekitar 5 jam. Hal itu ia lakukan untuk mengonformasi transfer pemain atau pelatih.

Tak ada manusia sempurna, begitu juga dengan Romano. Meski sering menjadi kiblat informasi transfer dalam dunia sepak bola, ia juga pernah beberapa kali melakukan kesalahan.

Salah satunya saat kepindaham David Silva dari Manchester City ke Real Sociedad pada 2020 silam. Awalnya ia mengunggah bahwa kepindahan playmaker tersebut ke Italia dan bermain untuk Lazio, namun pada akhirnya David silva pulang ke Real Sociedad.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....