Kurikulum Merdeka Terapkan Program P5

  • 24 Sep 2024 18:02 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kini telah resmi diterapkan di seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu.

Program ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuan utamanya adalah membentuk siswa yang mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Program ini dirancang untuk mendorong terciptanya pelajar dengan profil yang mengutamakan nilai-nilai Pancasila, termasuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, berkeberagaman global, bernalar kritis, dan kreatif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, A. Gunawan, mengungkapkan bahwa program P5 ini telah diterapkan sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan Permendikbud Nomor 12 Tahun 2014. “Penerapan P5 ini dilakukan dengan metode pembelajaran berbasis proyek, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk langsung mempraktikkan kreativitas dan kemandirian,” jelasnya.

Gunawan menambahkan bahwa program ini juga membuka ruang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas mereka di hadapan publik. “Siswa tidak hanya diajak untuk berkreasi, tetapi juga memasarkan hasil karya mereka. Ini memberikan pengalaman nyata dalam mengembangkan potensi dan kemandirian,” tambahnya.

Selain itu, program P5 juga dinilai efektif dalam mengantisipasi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. “Melalui nilai-nilai Pancasila, siswa diajarkan untuk saling menghargai, memahami keberagaman budaya, serta bekerja sama dalam setiap kegiatan sekolah,” terang Gunawan.

Diharapkan, dengan diterapkannya program ini, generasi pelajar yang dihasilkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berbudi pekerti luhur. Program ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa melupakan nilai-nilai kebangsaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....