Menjelang Pilkada, Diskominfo Awasi Informasi Palsu
- 23 Agt 2024 18:05 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bengkulu giat meningkatkan literasi digital di masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat merusak kualitas demokrasi.
Kepala Diskominfo Kota Bengkulu Gita Gama menyebutkan bahwa mereka telah mengidentifikasi berbagai bentuk disinformasi politik. Informasi palsu ini termasuk narasi kebencian dan manipulasi informasi tentang kandidat, penyelenggara, dan pendukung Pilkada yang tersebar melalui teks, video, dan media sosial.
"Tujuan kami adalah menciptakan masyarakat Kota Bengkulu yang menjadi pemilih cerdas," ujar Gita. "Oleh karena itu, Diskominfo intensif dalam meningkatkan literasi digital guna mendukung kelancaran Pemilu Damai."
Gita menambahkan bahwa literasi digital mencakup keterampilan, budaya, etika, dan keamanan digital. Aspek-aspek ini dianggap penting untuk membekali masyarakat dalam melindungi diri dari disinformasi dan membuat keputusan yang tepat.
“Pemilih yang cerdas memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara,” kata Gita. “Kami menggalakkan tagline ‘Cari Tahu, Pelajari, Tetapkan Hati, Coblos’ untuk memastikan pemilih dapat membuat keputusan yang tepat.”
Diskominfo juga mengawasi aktivitas media sosial di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk menjaga netralitas ASN dan PTT. "Kami berpedoman pada peraturan pemerintah dan KPU untuk menjaga sikap netral dalam Pilkada mendatang," tambah Gita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....