Khawatir Beri Obat Sirup? Ini Obat Alami Atasi Batuk Pada Anak
- 21 Okt 2022 20:40 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Batuk pada anak memang cukup sering terjadi, terutama ketika anak sedang flu. Batuk biasanya akan sembuh seiring dengan pulihnya tubuh dari penyakit tersebut. Meski begitu, orangtua perlu memerhatikan jenis batuk kering atau berdahak, agar dapat memberikan obat yang tepat untuk anak.
Berikut beberapa cara meredakan batuk pada anak.
1. Anak harus istirahat cukup
Ketika batuk pada anak terjadi, ia perlu istirahat yang cukup. Lama istirahatnya tergantung dari parahnya batuk dan seberapa berat gejala lainnya, seperti demam atau pilek. Saat terserang batuk, biasanya anak membutuhkan 2-3 hari untuk istirahat.
Pastikan anak istirahat di rumah dengan tidur cukup dan tidak menjalani aktivitas yang bisa memperlambat penyembuhan batuk. Maka dari itu, kurangi dulu bermain di luar rumah.
Apakah anak perlu absen dari sekolah bisa dilihat dari seberapa parah batuk yang dialami.
Jika kondisi batuk terjadi berulang kali sampai kondisi anak lemas, lebih baik istirahat di rumah 1-2 hari sampai gejala batuk membaik.
Batuk pada anak sering disertai dengan produksi lendir yang banyak dan sulit dikeluarkan.
Selain dengan beristirahat yang cukup, bantu anak mengeluarkan lendir dengan menepuk pelan-pelan punggung anak.
2. Mengonsumsi madu
Madu merupakan salah satu obat batuk alami untuk anak yang cukup populer.
Riset yang dilakukan oleh University of North Carolina menunjukkan 90 persen anak-anak dengan gejala batuk yang mengonsumsi madu membaik kondisinya.
Hasilnya memperlihatkan perkembangan kondisi yang membaik setelah mengonsumsi 1,5 sendok teh madu sebagai obat batuk setiap malam sebelum tidur.
Sebagai obat batuk berdahak dan kering untuk anak, madu memang memiliki kandungan yang bersifat antibakteri yang dapat membantu melawan infeksi.
Selain kandungannya yang memang ampuh menyembuhkan batuk, madu juga lebih disukai oleh anak-anak karena rasanya yang manis.
Berikut anjuran dosis madu yang diberikan sebagai obat batuk untuk anak menurut American Academy of Pediatrics:
Umur 1-5 tahun: ½ sendok teh
Umur 6-11 tahun: 1 sendok teh
Umur 12 dan lebih: 2 sendok teh
Selain memberikan obat batuk untuk anak ini secara langsung, Anda juga dapat melarutkan madu ke dalam air hangat agar si kecil lebih mudah menelannya.
Namun, hindari memberikan madu untuk anak yang berusia di bawah satu tahun.
Madu berpotensi menyebabkan botulisme yaitu kondisi keracunan serius yang dialami oleh bayi, jika diberikan kepada anak berumur di bawah 12 bulan.
3. Hindari pemicu batuk dan alergi
Bila batuk anak tak kunjung sembuh, hindari makanan minuman yang menjadi pemicu dan penyebab batuk.
Sebagai contoh, minuman manis, minuman dingin dan makanan yang digoreng.
Disarankan untuk memberikan makanan berkuah hangat yang bisa menghindari batuk karena gatal di tenggorokan.
Jika anak mengalami gejala batuk alergi, hindari alergen (pemicu alergi) pada anak. Perhatikan juga kebersihan kasur dan lingkungan rumah.
Umumnya debu, jamur, dan bulu hewan peliharaan mudah menempel di sofa atau kasur yang bisa sebabkan anak batuk karena alerginya kumat.
4. Minum air jahe
Meminum jahe yang telah dilarutkan ke dalam air hangat atau teh dapat membantu meredakan gejala batuk pada anak.
Jahe adalah obat alami yang memiliki efek anti-inflamasi dan antibakteri sehingga ampuh melawan infeksi yang disebabkan oleh kuman.
Sumber: hellosehat
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....