Ponpes Darusalam Adakan Seminar Literasi Digital, Perluas Pengetahuan Para Santri
- 13 Agt 2023 10:29 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Literasi digital memungkinkan untuk mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara bijaksana.
Ini juga melibatkan kemampuan untuk menghindari penyebaran informasi palsu, melindungi privasi, mengenali risiko keamanan, dan berpartisipaasi dengan produktif dalam lingkungan digital. Karena itu, penting sekali untuk mensosialisasikan pentingnya literasi digital, seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Darussalam mengadakan seminar digital, yang mengundang ratusan santri, baik santri yang masih sekolah maupun yang sudah kuliah.
Seminar yang diadakan di Pondok Pesantren Darussalam dengan pimpinan Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I, pada hari Sabtu, 912/8/2023), bertema “ Membangun Kesadaran Literasi Digital dari Pesantren untuk Indonesia”.
Seminar ini juga dihadiri oleh para narasumber yang luar biasa dan berkompeten dibidangnya, yaitu Prof. Andang Sunarto ph.D selaku praktisi atau pakar media, Dr. Ismail M.Ag akademisi UIN fatmawati Sukarno Bengkulu, dan Wira Hadikusuma, M.S.I selaku pengurus MUI Bengkulu.
Sedangkan jalannya seminar, dipimpin oleh seorang youtuber sekaligus akademisi Ihsan Rahmat, M.PA selau moderator.
Dalam seminar ini, Wira Hadikusuma, M.S.I salah seorang narasumber pada seminar ini mengatakan bahwa semua dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk berdakwah. Bahkan alangkah baiknya jika bisa lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan digital, demi menghindari kejahatan digital, karena jejak digital akan sulit untuk dihilangkan.
“Manfaatkan kemajuan teknologi, untuk hal-hal positif, berdakwah misalnya, dan perlunya kita berhati-hati dalam menggunakannya, karna jejak digital ini akan susah untuk dihilangkan. Contohnya pada kasus revenge porn. Untuk itu baik santri putra maupun putri, perlu berhati-hati dan lebih bijak lagi.” ucapnya.
Pernyataan tersebut juga dibenarkan Prof. Andang Sunarto ph.D selaku pratisi atau pakar media. Sebagai seorang pakar media, beliau mengingatkan dalam menggunakan media, dapat lebih berhati-hati dan meningkatkan literasi digital, agar tak terjerumus pada hal yang merugikan.
Senada juga Dr. Ismail M.Ag juga turut menambahkan, pentingnya belajar bahasa asing selain bahasa Indonesia, dikarenakan dengan kemajuan teknologi ini, dapat memudahkan komunikasi antar satu orang dengan orang lainnya dari berbagai negara, karena itu mempelajari bahasa sangatlah diperlukan.
Selain itu beliau juga membahas mengenai kemajuan digital di pesantren modern dan pesantren tasawuf.
“Penting bagi pesantren baik modern maunpun tasawuf untuk mengetahui tentang literasi digital, dikarenakan sangat diperlukan guna memperluas pengetahuan santri dengan pembinaan ketat,” pungkasnya.
(Penulis : Agita Mahasiswi Magang UINFAS Bengkulu)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....