Prosesi Duduk Penja dalam Ritual Tabut
- 23 Jul 2023 18:17 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Kerukunan Keluarga Tabot Bengkulu menggelar prosesi "Duduk Penja" yang dilaksanakan setiap 4 Muharam sebagai tahapan dalam festival Tabot yang berlangsung 18 hingga 28 Juli 2023.
Ketua Kerukunan Keluarga Tabot (KKT) Bengkulu Ahmad Syiafril Syahbuddin mengatakan prosesi 'Duduk Penja' atau mencuci jari-jari ini yakni sebagai penghormatan kepada kebesaran Hasan Husein, lalu dalam setiap kesempatan kita harus selalu menyucikan diri serta berdoa hanya kepada Allah.
Syiafril menjelaskan, ritual duduk penja dilakukan selama dua hari sebagai rekonstruksi penemuan dan penyucian bagian tubuh cucu Nabi Muhammad SAW bernama Husein yang gugur dalam perang di Padang Karbala Irak.
Ritual duduk penja dimulai sesudah shalat Ashar sekitar pukul 16.00 WIB yang didahului dengan melakukan doa bersama di rumah tokoh KKT di Kelurahan Pasar Melintang Kota Bengkulu.
Replika jari-jari dicuci dalam baskom yang berisi air jeruk nipis lalu dicuci kembali dengan campuran air kopi pahit, air jahe, air susu sapi murni, air cendana, air selasih. Terakhir, replika dibilas dengan air bersih.
Replika jari-jari tersebut disambungkan dengan sepotong kayu lalu disusun, dibungkus dan ditata dengan kain kasa putih yang diibaratkan sebagai keranda jenazah.
Selanjutnya susunan jari-jari tersebut diarak bersama nasi kebuli, nasi kunyit, buah-buahan, anakan pohon pisang emas, batang tebu dan bendera mengelilingi Gerga Imam sebanyak tujuh kali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....