Isu Pertalite Diduga Picu Kendaraan Mogok, Pengendara Bengkulu Mulai Khawatir

  • 05 Okt 2026 17:14 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Isu BBM jenis Pertalite yang diduga menyebabkan kendaraan warga rusak membuat sebagian masyarakat Bengkulu mulai khawatir. Apalagi kendaraan menjadi kebutuhan penting untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari.

Salah satu pengguna kendaraan, Nia, mengaku belum mengalami kendala setelah mengisi Pertalite. Namun, ia tetap khawatir karena baru saja mengisi Pertalite dalam jumlah cukup banyak untuk mobilnya.

Nia mengatakan terakhir mengisi Pertalite di salah satu SPBU kawasan Penurunan pada Minggu lalu. Ia berharap Pertamina bertanggung jawab jika nantinya terbukti terjadi kerusakan kendaraan akibat kualitas BBM.

“Dengan adanya isu ini saya cukup khawatir, apalagi Pertalite yang saya isi cukup banyak. Saya juga tidak begitu paham soal mesin, jadi kalau sewaktu-waktu kendaraan mogok dan memang disebabkan oleh Pertalite, saya khawatir dengan biaya perbaikannya,” ujar Nia, 5 Oktober 2026.

Sementara itu, pengguna kendaraan lainnya, Dika, mengatakan isu BBM yang diduga tercampur membuat masyarakat lebih berhati-hati saat mengisi bahan bakar. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi karena banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk bekerja.

“Sebagai masyarakat kita tentu khawatir, karena kita tidak tahu di SPBU mana kejadian serupa bisa terjadi lagi. Apalagi kendaraan sangat dibutuhkan untuk operasional, seperti bekerja, ojek online, dan aktivitas sehari-hari,” kata Dika.

Menanggapi keluhan tersebut, Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bengkulu. Sales Area Manager Pertamina Bengkulu, Mochammad Farid Akbar, mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi dengan mengecek dan menguji sampel BBM dari Fuel Terminal hingga sejumlah SPBU.

Pengecekan juga dilakukan bersama Dinas ESDM Provinsi Bengkulu dan pihak terkait. Warga yang kendaraannya terdampak diminta melapor ke SPBU tempat terakhir mengisi BBM atau menghubungi Pertamina Contact Center 135. (Lenr)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....