Kemenag Bengkulu Buka OMI 2026 dan Peluncuran Aplikasi
- 05 Okt 2026 09:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Alunan lagu 'Kata Pujangga' yang dipopulerkan H. Rhoma Irama dan dibawakan tim Sanggar MAN 2 Kota Bengkulu menyemarakkan pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Penampilan tersebut menjadi salah satu suguhan menarik yang menambah semarak pelaksanaan ajang kompetisi bergengsi bagi peserta didik madrasah di Provinsi Bengkulu itu.
Melansir dari laman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, OMI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin di Nala Sea Side Hotel Kota Bengkulu, Minggu, 4 Oktober 2026 itu juga dikemas dengan peluncuran Aplikasi Galeri Prestasi Siswa Madrasah. Aplikasi ini hadir sebagai inovasi untuk mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan berbagai capaian dan prestasi peserta didik madrasah, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Hamdani mengatakan, bahwa selama ini pendataan dan publikasi prestasi siswa masih dilakukan secara terpisah sehingga belum seluruhnya terdokumentasi secara digital dan terintegrasi. “Karenanya, dengan hadirnya aplikasi ini diharapkan dapat menumbuhkan talenta, menggerakkan inovasi madrasah, serta membuat rekam jejak prestasi siswa menjadi lebih terintegrasi, rapi, akurat, dan mudah diakses,” kata Hamdani.
Menurutnya, Galeri Prestasi Siswa Madrasah tidak sekadar menjadi ruang penyimpanan data prestasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk mendorong lahirnya talenta-talenta baru di lingkungan madrasah. Dokumentasi prestasi yang tersusun dengan baik dapat menjadi sumber inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Sementara itu, OMI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 diikuti oleh peserta yang merupakan utusan terbaik dari madrasah dan sekolah tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu. Para peserta berkompetisi dalam berbagai bidang sesuai jenjang pendidikan masing-masing.
"Tercatat sebanyak 60 peserta jenjang SD/MI mengikuti kompetisi Matematika Terintegrasi dan IPAS, 90 peserta jenjang MTs/SMP mengikuti kompetisi Matematika, IPS, dan IPA. Sementara pada jenjang MA/SMA, sebanyak 174 peserta berkompetisi dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Geografi," tutur Hamdani.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Saefudin, menyampaikan apresiasi atas peluncuran Aplikasi Galeri Prestasi Siswa Madrasah. Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem dokumentasi prestasi peserta didik yang lebih baik dan terintegrasi.
Melalui aplikasi tersebut, berbagai capaian siswa diharapkan dapat terdokumentasi secara lebih sistematis sehingga tidak hanya menjadi rekam jejak prestasi. Tetapi juga sumber inspirasi bagi siswa, guru, dan madrasah lainnya.
“Galeri prestasi ini juga diharapkan memberikan ruang apresiasi bagi siswa, guru, dan madrasah yang telah berkontribusi dalam melahirkan berbagai prestasi. Dengan dokumentasi yang baik, prestasi yang diraih peserta didik tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi dapat menjadi motivasi untuk melahirkan prestasi-prestasi berikutnya,” ujarnya.
Lebih dari sekadar ajang mencari juara, OMI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 menjadi ruang pembinaan sekaligus pencarian talenta-talenta terbaik madrasah. Kompetisi ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk membangun kepercayaan diri, sportivitas, kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan riset, serta semangat untuk terus berprestasi.
Para peserta diharapkan menjadikan OMI sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Menang maupun belum berhasil meraih juara, setiap peserta telah memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan, belajar dari peserta lain, serta memperluas pengalaman melalui kompetisi yang sehat dan positif.
"Dari Bengkulu, talenta-talenta terbaik madrasah selanjutnya dipersiapkan untuk melangkah ke tingkat nasional. OMI 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul dalam sains, kuat dalam nilai-nilai keislaman, kreatif dalam berinovasi, serta memiliki semangat untuk turut membawa Indonesia menuju kemajuan," ucap Kakanwil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....