Desa Dengan Status Tertinggal di Bengkulu Utara Berkurang
- 28 Sep 2026 14:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Jumlah desa tertinggal di Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pemutakhiran data indeks desa tahun 2026 jumlah desa yang sebelumnya tercatat sebanyak tiga desa tertinggal kini berkurang menjadi 1 desa.
Koordinator Kelembagaan dan Pengembangan BUMDES DPMD Bengkulu Utara Anggit Purbo Kintoko menjelaskan Desa yang berhasil keluar kategori desa tertinggal pada tahun ini ialah Desa Kinal Jaya, Kecamatan Napal Putih. Dengan berkurangnya 1 desa ini, maka Bengkulu Utara hanya memiliki 2 desa yang berstatus tertinggal yakni Desa Suka Mulya di Kecamatan Giri Mulya dan Desa Seberang Tunggal di Kecamatan Batik Nau.
"Untuk desa tertinggal kita tahun ini ada kemajuan ya, karena jumlah nya berkurang 1 dari data tahun 2025. Jadi sekarang untuk desa tertinggal di Bengkulu Utara hanya ada 2 desa saja," ujar Koordinator Kelembagaan dan Pengembangan BUMDES DPMD Bengkulu Utara kepada RRI Minggu 27 September 2026.
Penurunan jumlah tersebut menjadi salah satu indikator adanya peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan. Berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah secara bertahap dinilai memberikan dampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus mendorong percepatan pembangunan di desa-desa yang masih berstatus tertinggal. Upaya tersebut mencakup peningkatan infrastruktur, akses pelayanan dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan berkurangnya jumlah desa tertinggal, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap capaian pembangunan dapat terus ditingkatkan. Dua desa yang masih berstatus tertinggal juga menjadi perhatian agar dapat segera mengejar ketertinggalan dan memperoleh akses pembangunan yang lebih merata.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bersama pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa.
"Untuk desa yang masih masuk kategori tertinggal kita harapkan tahun depan bisa berubah statusnya. Kita juga berharap masyarakat dan Pemerintah Desa dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dalan menjalankan program pembangunan," ucapnya.
Berkurangnya jumlah desa tertinggal dari tiga menjadi dua desa menjadi capaian yang menunjukkan adanya kemajuan pembangunan di tingkat perdesaan. Pemerintah berkomitmen melanjutkan berbagai upaya agar seluruh desa di kabupaten tersebut dapat berkembang secara merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....