Baznas Salurkan Bantuan Gizi untuk 157 Anak Berisiko Stunting

  • 22 Sep 2026 13:54 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu menyalurkan bantuan pemenuhan gizi bagi 157 anak yang teridentifikasi berisiko mengalami stunting. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Bengkulu menekan angka stunting.

Dalam pelaksanaannya, Baznas bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu. Bantuan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat dalam bentuk paket bahan pangan bergizi, seperti telur, susu, dan makanan bergizi lainnya yang dapat mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua Baznas Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf, mengatakan pemberian bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi. Menurutnya, pemenuhan gizi secara konsisten menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak, khususnya pada masa usia emas.

“Pemberian bantuan untuk masyarakat risiko stunting terus kita lakukan. Ini adalah upaya kita membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Bengkulu,” ujarnya, Selasa 22 September 2026.

Wakil Wali Kota Bengkulu sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, mengapresiasi dukungan Baznas dalam membantu pemenuhan gizi anak. Ia berharap bantuan tambahan makanan tersebut dapat membantu meningkatkan asupan gizi sekaligus mendorong orang tua untuk memberikan makanan yang beragam dan sehat kepada anak.

“Kami berharap bantuan tambahan makanan ini dapat secara signifikan meningkatkan asupan gizi anak-anak. Sekaligus mengedukasi para orang tua dalam memperkenalkan variasi makanan pokok yang sehat kepada balita mereka,” kata Ronny.

Selain pemberian bantuan, pemantauan kondisi anak juga dilakukan secara berkala melalui posyandu dan puskesmas. Pemantauan meliputi perkembangan berat badan dan status gizi anak untuk memastikan intervensi yang diberikan dapat berjalan secara berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....