Tips Rumah Tangga Ramah Lingkungan, Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sederhana
- 22 Sep 2026 14:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Rumah tangga menjadi salah satu tempat penting untuk memulai kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan. Tidak harus melakukan perubahan besar sekaligus, karena menghemat energi, mengurangi sampah dan menggunakan air secara bijak dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari.
Peneliti ekonomi lingkungan Jeroen C.J.M. van den Bergh dalam artikel ilmiahnya berjudul “Environmental Regulation of Households: An Empirical Review of Economic and Psychological Factors” yang diterbitkan di jurnal Ecological Economics, Volume 66, Issue 4, 2008, mengkaji perilaku rumah tangga dalam penggunaan energi, pengelolaan sampah dan daur ulang, serta penggunaan air. Kajian tersebut menunjukkan bahwa perilaku lingkungan rumah tangga juga berkaitan dengan pengetahuan, persepsi, sikap dan nilai yang dimiliki masyarakat.
Pertama, kurangi penggunaan barang sekali pakai di rumah. Biasakan membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum dan memilih wadah yang dapat digunakan berulang kali ketika berbelanja atau menyimpan makanan.
Kedua, jangan terburu-buru membuang barang yang masih bisa digunakan. Barang yang masih layak dapat digunakan kembali, diperbaiki atau dimanfaatkan untuk kebutuhan lain sehingga masa pakainya lebih panjang dan jumlah sampah yang dihasilkan dapat ditekan.
Ketiga, gunakan listrik dan air secara lebih bijak. Matikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan, manfaatkan cahaya alami pada siang hari dan pastikan keran tidak dibiarkan mengalir ketika air tidak sedang dibutuhkan.
Penelitian Jenny P. Salinas berjudul “Sustainable Water Consumption Practices Among Household Consumers: A Systematic Literature Review” dalam jurnal Advances in Research, Volume 26, Issue 4, 2025, juga menemukan bahwa kesadaran, kebiasaan, motivasi dan penggunaan teknologi dapat memengaruhi upaya penghematan air di tingkat rumah tangga. Kajian yang menelaah 37 artikel peer-reviewed tersebut menunjukkan bahwa perubahan perilaku dan penerapan teknologi hemat air dapat menjadi bagian dari upaya konservasi air.
Rumah tangga ramah lingkungan tidak berarti harus menggunakan produk mahal atau mengubah seluruh kebiasaan dalam waktu singkat. Mulailah dari hal sederhana seperti mengurangi barang sekali pakai, memilah sampah, menghemat listrik dan air, kemudian lakukan secara konsisten agar kebiasaan tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....