POPDA 2026 Tingkat Provinsi Diikuti 4 Cabang Olahraga

  • 19 Sep 2026 10:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Akibat keterbatasan anggaran , Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu akhirnya mengkrucutkan 4 tangkai cabang olahraga dari yang sebelumnya 9 cabor yang akan turut serta dalam Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Provinsi Bengkulu , yang direncanakan akan dibentang di November 2026. Hal tersebut tertuang pada hasil rapat koordinasi dengan seluruh Dispora Kota dan Kabupaten secara Zoom meeting pada 12 September 2026 lalu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olaharaga Nopri Walihan, S.Pd., M.M didampingi Kabid Peningkatan Prestasi Julian Wijaya S.Kom., M.AP mengatakan, empat tangkai cabang olahraga yang dipastikan ikutserta dalam POPDA diantaranya Silat, Karate, Atletik dan Tekwondo. Selain itu, terdapat satu tangkai cabang olahraga usulan tambahan yakni Tinju yang meminta untuk bisa berpartisipasi di Popda walaupun cabor ini dari semula tidak masuk dalam surat keputusan.

Dikatakan Nopri, salah satu pertimbangan 4 cabor menjadi peserta karena memenuhi persyaratan yang ada di Juknis seperti adanya ketersediaan pengurus cabang olahraga ,atlet dan pelatih ada di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi Bengkulu . Dengan terpenuhinya salah satu persyaratan tersebut, maka disepakati menjadi peserta POPDA 2026 selain memang adanya keterbatasan anggaran dari sejumlah pemerintah di kabupaten/kota.

"Keterbatasan anggaran dari sejumlah daerah beserta minimnya atlet di tingkat kabupaten kota , maka pekan olahraga tingkat pelajar tahun 2026 hanya diikuti 4 cabang olahraga di provinsi Bengkulu. Hal tersebut sudah dituangkan dalam berita acara hasil rakornis dengan dispora kota dan kabupaten " Ujar Kadispora Nopri.

Lebih lanjut dikatakan Nopri, secara umum persiapan POPDA tahun 2026 lebih diketerbatasan anggaran , karena memang kebijakan efisiensi fiskal menjadi salah satu penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Akan tetapi untuk Venue atau fasilitas sarana olahraga untuk 4 cabang olahraga ini dipastikan tidak ada kendala karena sudah tersedia dan tidak perlu lagi prosesnya nanti meminjam sarpras diluar milik pemerintah.

Kabid Peningkatan Prestasi Julian Wijaya S.Kom., M.AP secara teknis menjelaskan , juknis peserta yang akan turut serta dalam POPDA merupakan rekomendasi dari cabang olahraga, hasil dari seleksi internal yang disesuaikan dengan Regulasi masing-masing cabor. Namun Juknis yang sudah ditetapkan dalam Tehnikal Handbook (THB) cabor , menjadi acuan agar nantinya tidak terjadi persoalan dilapangan dan sejauh ini THB 4 cabor tersebut sudah rampung , akan tetapi tidak semua kelas diikuti oleh masing-masing cabang olahraga karena yang diminta adalah kelas yang merupakan potensi peluang medali di POPNAS 2027.

"Peserta yang ikut serta di POPDA adalah berstatus pelajar, dan klasifikasi keikutsertaan peserta ini terdapat nantinya di THB cabang olahraga masing-masing. Akan tetapi yang perlu menjadi penekanan yakni peserta berusia kelahiran Maksimal 1 Januari tahun 2009 , dan jika terdapat tidak sesuai dengan THB pada pelaksanaan nanti maka peserta terdiskualifikasi secara sistem ". ujar Yulian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....