Pengembalian TGR Pemprov Bengkulu Capai 90 Persen
- 15 Sep 2026 15:37 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu masih memproses penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dengan total nilai mencapai hampir Rp13 miliar. Dari total kewajiban tersebut, pengembalian yang telah dilakukan kini mendekati 90 persen atau sekitar Rp7 miliar hingga Rp8 miliar.
Pelaksana Tugas Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, mengatakan proses penyelesaian TGR masih terus dilakukan, termasuk menagih pihak-pihak yang belum memenuhi kewajibannya. Pihak yang belum menyelesaikan pengembalian tersebut mayoritas berasal dari pihak ketiga.
Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta pihak yang masih memiliki kewajiban TGR agar segera melakukan pengembalian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penagihan dilakukan untuk memastikan seluruh kewajiban yang muncul dari hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti hingga selesai.
Salah satu nilai TGR yang masih menjadi perhatian berkaitan dengan kegiatan pengadaan kalender pada Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu. Inspektorat terus memantau penyelesaian kewajiban tersebut agar proses pengembaliannya dapat segera dituntaskan.
Denni menegaskan proses penagihan akan terus dilakukan bersama organisasi perangkat daerah terkait terhadap pihak yang masih memiliki kewajiban. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyelesaian TGR yang belum dikembalikan dan memastikan tindak lanjut hasil pemeriksaan berjalan sesuai ketentuan.
Dengan progres pengembalian yang telah mendekati 90 persen, Inspektorat Provinsi Bengkulu masih mengejar penyelesaian sisa kewajiban yang belum dibayarkan. Pemerintah daerah berharap pihak yang masih memiliki kewajiban dapat segera memenuhi pengembalian sehingga tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut.
Penyelesaian TGR menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Inspektorat Provinsi Bengkulu memastikan pemantauan dan penagihan akan terus dilakukan hingga seluruh kewajiban pengembalian diselesaikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....