Tahun 2027, Sebanyak 400 RLTH Diusulkan untuk Dapat Bantuan
- 13 Sep 2026 19:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus mengupayakan penanganan terhadap Rumah Tidak Layak Huni. Salah satu langkah yang dilakukan dengan memperkuat sinergi program daerah dan program Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Perumahan Dan Kawasan Permukiman
Untuk program tahun 2027, Dinas Perkim Bengkulu Utara telah menyiapkan usulan sebanyak 400 unit rumah. Berkas administrasi yang menjadi persyaratan pengusulanpun telah dilengkapi dan disiapkan.
Ditingkat daerah, jumlah usulan RTLH yang telah masuk ke Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman mencapai sekitar 700 unit. Jumlah ini menunjukkan masih panjangnya antrean rumah yang membutuhkan peningkatan kualitas.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Bengkulu Utara Edwin Fikri mengatakan pihaknya menargetkan penanganan Rumah Tidak Layak Huni ini dilakukan secara bertahap. Baik menggunakan kemampuan anggaran APBD, maupun dengan mengandalkan program bantuan dari Pemerintah Pusat.
"Betul memang tahun depan itu . saja, kami tetap mengajukan usulan untuk tahun 2027 kepada Kementerian Perumahan Dan Kawasan Permukiman," ujar Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Bengkulu Utara kepada RRI Sabtu 12 September 2026.
Sementara itu, program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk tahun 2026 saat ini masih berjalan. Dengan alokasi bantuan sebesar 20 juta rupiah untuk setiap penerima.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah memperbaiki kondisi hunian, masyarakat terutama bagi warga yang rumahnya belum memenuhi kelayakan. Dinas Perkim Bengkulu Utara menyebut, upaya mendapatkan program dari pemerintah pusat akan terus dilakukan.
Usulan 400 unit untuk 2027 diharapkan dapat menambah jumlah RTLH yang bisa ditangani,sekaligus mengurangi antrean yang saat ini masih mencapai sekitar 700 unit. Penanganan RTLH tidak akan bergantung pada satu sumber anggaran, melainkan dilakukan bertahap melalui APBD dan sinergi dengan program Kementerian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....