Dirlantas Polda Bengkulu Dorong Arena Resmi Tekan Balap Liar

  • 14 Sep 2026 12:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Rejang Lebong - Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu Kombes Pol Mochammad Hasan, S.I.K., M.H., ikut ambil bagian dalam road race di Kabupaten Rejang Lebong. Keikutsertaannya bukan sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga membawa misi mengurangi aksi balap liar di Provinsi Bengkulu.

Hasan turun sebagai peserta bersama tim BKLSPEED.COM dalam road race yang berlangsung di kawasan Terminal Simpang Nangka, Sabtu-Minggu 12 dan 13 September 2026. Dari ajang tersebut, ia ingin mendorong agar potensi pembalap muda disalurkan melalui kompetisi yang resmi dan aman.

Menurut Hasan, penanganan balap liar tidak cukup hanya dilakukan dengan penindakan di jalan raya. Pemerintah daerah juga perlu menyediakan fasilitas yang dapat menjadi tempat latihan dan perlombaan bagi anak muda yang memiliki minat di bidang otomotif.

“Tapi kita ini membawa misi bagaimana cara menekan angka balap liar yang terjadi di Provinsi Bengkulu. Arena balap resmi jadi alternatif bagi remaja yang selama ini menggunakan jalan umum untuk menyalurkan hobinya,” kata Hasan, Minggu, kemarin.

Hasan mengatakan sebagian pembalap liar sebenarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui pembinaan. Menurutnya, keterbatasan fasilitas menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian anak muda memilih jalan raya sebagai tempat beradu kecepatan.

“Kita harapkan semua kabupaten/kota memiliki lahan atau lokasi balap atau sirkuit, bisa tersalurkan bakat balapnya,” katanya. Fasilitas tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat perlombaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pembinaan pembalap muda.

Hasan juga berencana lebih sering hadir dalam berbagai event balap yang digelar di wilayah Bengkulu. Kehadiran tersebut diharapkan dapat mempererat komunikasi dengan komunitas sekaligus memudahkan penjaringan pembalap muda berbakat.

“Kita upayakan setiap bulan keliling, kalau ada event selalu turun, sehingga balap liar bisa tidak ada lagi,” ujarnya. Ia ingin kegiatan balap resmi semakin banyak sehingga anak muda memiliki ruang yang jelas untuk menyalurkan kemampuan mereka.

Bagi Hasan, dunia balap bukanlah hobi yang baru ditekuni setelah menjadi anggota Polri. Ia mengaku sudah menyukai olahraga tersebut sejak duduk di bangku SMP, sempat berhenti, kemudian kembali aktif mengikuti perlombaan.

“Memang hobi dari SMP, dari sebelum jadi polisi, sempat berhenti. Setelah jadi polisi lanjut lagi sampai sekarang,” katanya.

Road race di Rejang Lebong menjadi perlombaan pertamanya yang diikuti Hasan di Provinsi Bengkulu. Selain berkompetisi, Hasan menyatakan siap memberikan pembinaan kepada remaja yang serius menekuni olahraga balap.

“Kalau ada remaja yang memiliki niat untuk balap, tentu akan kita bina penuh. Pembalap yang dinilai memiliki kemampuan akan dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk pada tingkat nasional,” kata dia. .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....