Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak di Tiga Wilayah Bengkulu

  • 11 Sep 2026 20:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Bengkulu, setelah abu vulkanik terbawa angin ke arah barat daya hingga mencapai wilayah tersebut. Berdasarkan pemantauan BMKG, sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga 50 ribu kaki bergerak ke arah barat daya dan mencakup sebagian wilayah Bengkulu.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, mengatakan tiga wilayah yang terdampak dan menjadi perhatian saat ini yakni Kabupaten Kaur, Kabupaten Bengkulu Selatan, serta Pulau Enggano di Kabupaten Bengkulu Utara. Berdasarkan informasi dari tim di lapangan, masyarakat di Pulau Enggano bahkan dilaporkan mengalami iritasi atau rasa pedih pada kulit setelah terkena abu vulkanik.

Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika sebaran abu masih terjadi. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik yang terhirup.

Masyarakat juga diingatkan tidak sembarangan membersihkan abu vulkanik yang menempel di lingkungan rumah. Abu yang menumpuk sebaiknya tidak langsung disapu dalam kondisi kering karena dapat membuat partikel kembali beterbangan dan terhirup, sehingga dianjurkan membasahi abu terlebih dahulu menggunakan air sebelum dibersihkan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui BPBD masih melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah wilayah yang terdampak untuk memastikan kondisi masyarakat. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan warga di lapangan dan menyalurkan bantuan apabila ditemukan masyarakat yang membutuhkan.

Meski sebaran abu vulkanik telah mencapai sejumlah wilayah Bengkulu, kondisi di Kota Bengkulu berdasarkan informasi terbaru BMKG masih nihil dari paparan abu vulkanik secara langsung. BMKG sendiri terus memantau pergerakan abu melalui analisis citra satelit dan data meteorologi untuk melihat perkembangan sebarannya.

Masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. Pemerintah juga mengimbau warga menjaga kesehatan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....