Saat RRI Menjadi Pilihan Informasi
- 11 Sep 2026 06:51 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Radio Republik Indonesia (RRI) masih menunjukkan eksistensinya sebagai media penyiaran dan sumber informasi bagi masyarakat setelah 81 tahun mengudara. Di tengah pesatnya perkembangan media digital, radio dinilai masih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
Kemajuan teknologi membuat masyarakat kini memiliki beragam pilihan untuk mendapatkan informasi. Tidak hanya melalui televisi dan radio, masyarakat juga dapat mengakses berita dengan cepat melalui berbagai platform media digital dan media sosial.
Meski demikian, kehadiran media digital tidak sepenuhnya membuat masyarakat meninggalkan radio. Sebagian masyarakat masih memilih radio karena dapat memberikan informasi secara langsung sekaligus menemani berbagai aktivitas sehari-hari.
Salah satunya Fahmi, seorang pekerja reparasi sepatu di Bengkulu. Ia mengaku masih sering mendengarkan radio, khususnya untuk mendapatkan informasi dan mengikuti perkembangan berita.
Fahmi menilai radio memiliki jangkauan yang luas sehingga tetap relevan di tengah perkembangan teknologi informasi. Selain itu, ia juga mempertimbangkan aspek kepercayaan terhadap informasi yang disampaikan melalui radio.
“Saya hampir setiap malam mendengarkan berita di Pro 3. Pro lain juga tapi seringnya Pro 3” ujar Fahmi, 11 September 2026.
Menurut Fahmi, radio masih dibutuhkan masyarakat karena informasi yang disampaikan dapat menjadi salah satu sumber berita yang terpercaya. Ia juga menilai radio memiliki peran dalam memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan sumber berita yang kredibel di tengah maraknya informasi bohong atau hoaks di media digital.
Sementara itu, Dedi, pelaku usaha jasa jahit, mengatakan dirinya dahulu cukup sering mendengarkan radio. Namun, kebiasaan tersebut berkurang setelah perangkat radio miliknya mengalami kerusakan.
“Dulu sering dengar, antara lain Sananta, Flamboyan, dan RRI. Sekarang masih dengar tapi agak mulai jarang,” ujar Dedi.
Meski kini sudah jarang mendengarkan radio, Dedi menilai radio masih sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, kawasan perkebunan, maupun wilayah yang belum memiliki akses internet secara optimal.
Menurut Dedi, salah satu keunggulan radio adalah kemampuannya menjangkau masyarakat tanpa selalu bergantung pada koneksi internet. Karena itu, radio masih memiliki fungsi penting sebagai sarana penyebaran informasi, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap media digital.
Keberadaan radio di tengah perkembangan media digital memang menghadapi tantangan. Perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi informasi membuat lembaga penyiaran harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan audiens.
Namun, radio memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya tetap bertahan. Informasi yang disampaikan secara langsung, kemudahan akses, serta kemampuannya menemani aktivitas masyarakat menjadi sejumlah alasan radio masih diminati.
Setelah 81 tahun mengudara, RRI menjadi salah satu bukti bahwa radio masih mampu bertahan dan beradaptasi di tengah perubahan zaman. Dengan terus menghadirkan informasi yang terpercaya, edukatif, dan relevan, RRI diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di era digital. (Akbr)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....