Dampak Musim Kemarau Terhadap Pemilik Usaha Cuci Kendaraan

  • 08 Sep 2026 11:58 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Musim kemarau panjang mulai berdampak pada penurunan pendapatan sejumlah pemilik usaha cuci kendaraan di Kota Bengkulu. Penurunan omzet tersebut terjadi akibat berkurangnya kendaraan kotor lantaran tidak adanya genangan air dan lumpur di jalanan.

Salah seorang karyawan pencucian motor, Mirza, mengungkapkan bahwa tempat pencucian nya mengalami penurunan jumlah pelanggan yang cukup drastis setiap harinya.

“Biasanya kalau musim hujan sehari bisa dapat 20–25 motor, sekarang nyari 10 motor sehari saja susah,” ujar Mirza pada Senin, 8 September 2026.

Mirza juga mengatakan terdapat perbandingan yang sangat jauh antara kondisi musim hujan dan musim kemarau. Saat musim hujan antrean pelanggan sangat panjang hingga pekerja kewalahan, sedangkan saat kemarau kondisi lebih banyak senggang bahkan satu atau dua jam kemdaraan baru masuk.

"Kondisi jalanan yang kering membuat sebagian besar masyarakat memilih untuk membersihkan kendaraannya sendiri di rumah. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan tempat pencucian kendaraan menjadi sepi pengunjung," katanya.

Mirza mengaku pendapatan harian usaha tempatnya bekerja kini merosot jauh dari batas rata-rata biasanya. Saat ini para pekerja hanya bisa berharap agar hujan segera turun untuk mengulangi tingginya aktivitas operasional usaha mereka.

Sementara itu, Hengki, salah satu pelanggan di tempat pencucian kendaraan tersebut, mengaku lebih memilih mengurangi tingkat rutin pencucian motor selama musim kemarau. Hal itu dilakukan karena kendaraan hanya berdebu tipis sehingga cukup dilap sendiri tanpa harus dibawa ke tempat pencucian tiap minggu.

Lebih lanjut Hengki menambahkan bahwa dirinya baru akan memanfaatkan jasa pencucian kendaraan ketika kotoran sudah sulit dibersihkan secara mandiri.

“Kalau debu di bagian dalam mesin atau kolong mobil sudah terlalu tebal dan sulit dibersihkan sendiri, baru saya bawa ke steam,” tutur Hengki.

Penulis : Beta Mahasiswa Magang UMB

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....