BPTD Bengkulu Dorong Pembangunan Terminal Barang, Angkutan Capai 2 Ribu Kendaraan

  • 06 Sep 2026 20:44 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu melakukan survei Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) untuk mendata jumlah kendaraan angkutan barang yang keluar masuk wilayah Provinsi Bengkulu. Survei dilakukan di sejumlah titik strategis, di antaranya Jembatan Timbang Lubuklinggau, Lubuk Sumpur, ruas Kaur menuju Lampung, serta jalur Kepahiang menuju Pagar Alam.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, jumlah kendaraan angkutan barang yang keluar masuk Bengkulu diperkirakan mencapai sekitar 2.000 kendaraan setiap hari. Tingginya aktivitas angkutan barang tersebut menjadi salah satu dasar BPTD Kelas III Bengkulu mendorong pembangunan terminal barang di Provinsi Bengkulu.

Kepala BPTD Kelas III Bengkulu, Dinda, mengatakan hasil survei LHR diharapkan dapat menjadi dasar bagi Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan terminal barang. Fasilitas tersebut dinilai penting agar kendaraan bertonase besar dan angkutan barang memiliki lokasi khusus untuk melakukan kegiatan bongkar muat.

Dengan adanya terminal barang, aktivitas bongkar muat diharapkan tidak lagi dilakukan di sembarang tempat yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Penataan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain berdampak terhadap keselamatan, kendaraan angkutan barang yang berhenti dan melakukan bongkar muat di sepanjang jalan dinilai dapat mempercepat kerusakan infrastruktur. Kondisi tersebut terutama berpotensi terjadi apabila aktivitas dilakukan oleh kendaraan dengan muatan dan tonase besar di lokasi yang tidak diperuntukkan untuk kegiatan bongkar muat.

Rencana pembangunan terminal barang tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dan kementerian terkait untuk dapat ditindaklanjuti. BPTD berharap usulan tersebut dapat diakomodasi sehingga penataan angkutan barang di Bengkulu dapat dilakukan secara lebih terarah.

Pembangunan terminal barang diharapkan mampu menata aktivitas kendaraan angkutan barang sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga kondisi infrastruktur jalan dari kerusakan akibat aktivitas kendaraan bertonase besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....