PERDATIN Bengkulu Resmi Dilantik,Siapkan Sistem Penanggulangan Bencana
- 02 Sep 2026 00:02 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia atau PERDATIN Cabang Bengkulu periode 2025–2028 resmi dilantik. Kepengurusan baru tersebut dipimpin Dr. dr. AKBP Yalta Hasanudin Nuh sebagai Ketua PERDATIN Cabang Bengkulu.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh dr. Zaini Dahlan yang merupakan Dewan Pembina IDI Wilayah Bengkulu. Pelantikan turut disaksikan Sekretaris Umum Pengurus Pusat PERDATIN, dr. Ahmad Irfan, serta jajaran pengurus dan anggota PERDATIN Cabang Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ahmad Irfan berharap kepengurusan baru PERDATIN Bengkulu dapat meningkatkan profesionalisme dan kompetensi seluruh anggotanya. Peningkatan kapasitas tersebut dinilai penting untuk memastikan tenaga medis mampu memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas kepada pasien.
Ahmad Irfan menegaskan Pengurus Pusat PERDATIN akan memberikan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan PERDATIN Bengkulu. Dukungan tersebut terutama diarahkan pada peningkatan keselamatan medis serta penguatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua PERDATIN Cabang Bengkulu periode 2025–2028, Dr. dr. AKBP Yalta Hasanudin Nuh, mengatakan pihaknya akan memperkuat kompetensi para anggota melalui sejumlah program kerja. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Salah satu program yang akan disiapkan kepengurusan baru adalah membangun sistem penanggulangan bencana. Sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan tenaga medis, khususnya dalam memberikan penanganan yang cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat atau bencana.
Melalui kepengurusan periode 2025–2028, PERDATIN Cabang Bengkulu diharapkan semakin solid dalam menjalankan organisasi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pelayanan kesehatan. Penguatan kompetensi, keselamatan medis, dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan anestesiologi dan terapi intensif yang semakin optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....