142 Ribu Kendaraan di Bengkulu Utara Belum Bayar Pajak
- 31 Agt 2026 21:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Pajak kendaraan bermotor yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu, ternyata belum sepenuhnya dimanfaatkan masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara. Berdasarkan data per 29 agustus 2026, dari target 155.020 unit kendaraan, baru 12.955 unit yang telah membayar pajak melalui program pemutihan.
Jumlah yang tercapai tersebut terdiri dari 9.582 kendaraan roda dua dan 3.373 kendaraan roda empat. Di balik angka kendaraan yang telah memanfaatkan pemutihan, masih terdapat 142.065 unit kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak.
Artinya, sebagian besar kendaraan yang menjadi sasaran program, masih belum memanfaatkan keringanan yang diberikan pemerintah. Sementara nilai relaksasi atau keringanan pajak yang telah diberikan kepada wajib pajak di bengkulu utara, hingga 29 agustus tercatat mencapai lebih dari 13,6 miliar rupiah.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pendapatan Daerah atau UPTD PPD Kabupaten Bengkulu Utara, Maman Suherman mengingatkan, program pemutihan pajak kendaraan bermotor telah diperpanjang hingga akhir September 2026. Masih panjangnya daftar kendaraan yang belum membayar pajak, menjadi peluang bagi masyarakat untuk segera memanfaatkan program tersebut.
"Kita lihat kalau dari target masih banyk sekali masyarakat Bengkulu Utara yang belum membayar pajak kendaraan. Pemutihan pajak ini masih dierpanjang sampai bulan depan ya," ujarnya kepada RRI Senin 31 Agustus 2026.
Pemerintah mendorong wajib pajak tidak menunda pembayaran. Mengingat program ini memberikan keringanan yang tidak selalu tersedia.
Pemutihan pajak diharapkan tidak hanya meringankan beban bagi wajib pajak saja. Tetapi juga meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
Dengan waktu program yang tersisa hingga akhir September, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajak. Sekaligus memanfaatkan keringanan yang telah disediakan pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....