7 Jembatan di Kabupaten Lebong Akan Diperbaiki

  • 30 Agt 2026 16:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Lebong - Kabupaten Lebong mulai melakukan perbaikan infrastruktur vital untuk masyarakat. Perbaikan 7 unit jembatan di Kabupaten Lebong dimulai sejak Kamis, 27 Agustus 2026.

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani menjelaskan kegiatan ini merupakan kerja sama dari Polres Lebong dengan Baznas Kabupaten Lebong. 7 jembatan yang diperbaiki tersebut tersebar di 6 kecamatan.

“Kita berkolaborasi dengan Baznas Lebong melakukan perbaikan jembatan. Ada 7 jembatan yang akan kita perbaiki,” ujar Kapolres Lebong kepada RRI Minggu 30 Agustus 2026.

Kapolres menjelaskan, 1 jembatan sungai di Desa Kota Baru Santan, Dusun III Kecamatan Tubei dengan panjang 35 meter dan lebar 1,3 meter. Jembatan ini merupakan akses penghubung warga untuk menuju kebun dan persawahan.

1 jembatan gantung di Desa Karang Anyar, Kecamatan Lebong Tengah dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses warga untuk menuju ke area persawahan.

1 jembatan di Desa Kota Baru, Kecamatan Uram Jaya dengan panjang 20 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini menjadi akses menuju lahan pertanian warga.

1 jembatan di Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara dengan panjang 40 meter dan lebar 1,5 meter. Setiap hari jembatan ini dilalui warga untuk ke sawah dan kebun.

2 unit jembatan sungai di Desa Mangkurajo, Kecamatan Lebong Selatan, masing-masing panjang 6 meter dan 7 meter, lebar 4 meter. Keduanya merupakan satu-satunya penghubung antara Desa Mangkurajo dan Desa Sukasari.

Terakhir 1 unit jembatan gantung di Desa Teluk Dien, Kecamatan Rimbo Pengadang dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter. Jembatan ini juga menjadi akses bagi warga untuk menuju ke persawahan dan perkebunan.

Kapolres Lebong menambahkan untuk perbaikan jembatan ini anggaran berasal dari Polres Lebong dan dana bantuan Baznas Kabupaten Lebong sebesar 14 juta rupiah. Setiap jembatan mendapat bantuan 2 juta rupiah.

Untuk material yang diganti meliputi lantai kayu yang lapuk, besi seling yang keropos, pengelasan lantai dan sisi jembatan, pengecatan, perbaikan besi pelindung. Hingga pengecoran jalan sebelum masuk jembatan.

“Tentunya perbaikan jembatan ini adalah langlah kolaborasi kita dengan Baznas untuk masyarakat sehingga mereka tidak lagi alami kendala saat hendak menuju kebu, sawah atapun aktifitas antar desa. Semoga pengerjaanya bisa berjalan dengan cepat sehingga bisa segara dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....