Sentra Dharma Guna Fasilitasi Sekolah Darurat SMPN 19 Bengkulu

  • 28 Agt 2026 10:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Sentra Dharma Guna Bengkulu memberikan dukungan penanganan kedaruratan pendidikan bagi SMP Negeri 19 Kota Bengkulu yang terdampak kebakaran pada 26 Agustus 2026. Dukungan tersebut diberikan untuk membantu memastikan proses belajar mengajar siswa tetap berjalan selama sekolah menjalani pemulihan.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, mengakibatkan sejumlah ruang belajar di SMPN 19 Bengkulu mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat aktivitas pembelajaran harus disesuaikan agar siswa tetap dapat belajar dengan aman dan nyaman.

Kepala Sentra Dharma Guna di Bengkulu, Hari Setiadi, mengatakan pihaknya membantu menyediakan sarana dan prasarana untuk sekolah darurat sebagai fasilitas pembelajaran sementara. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar hingga ruang sekolah yang rusak selesai diperbaiki dan dapat kembali digunakan.

Dalam penanganan pascakebakaran, Sentra Dharma Guna Bengkulu juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, PT Pertamina Patra Niaga, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu. Koordinasi dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan sekolah dan memastikan penanganan di lapangan dapat dilakukan sesuai kondisi yang ada.

Ditambahkan Ketua Tim Logistik Bencana dan Mitigasi Risiko Sentra Dharma Guna Bengkulu, Robin Hood, selain bantuan sarana pendidikan, pihaknya memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi siswa dan pihak sekolah. Layanan tersebut dimotori Septi Dwi Aryani, Psikolog Klinis, bersama Tim Respon Kasus untuk membantu siswa menghadapi dampak psikologis pascakebakaran.

“Kami hadir untuk mendukung agar proses pendidikan anak-anak tetap berjalan. Sekolah darurat ini diharapkan menjadi solusi sementara sampai fasilitas sekolah dapat kembali digunakan secara normal,” ujar Robin Hood.

Kepala SMPN 19 Bengkulu, Lia Anggraini, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan untuk mendukung kegiatan belajar siswa. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu siswa kembali mengikuti pembelajaran dengan lebih tenang di tengah proses pemulihan sekolah.

“Bantuan ruang kelas darurat beserta fasilitas pendukung ini sangat berharga bagi kami dan seluruh siswa,. Dengan adanya fasilitas sementara, kegiatan pendidikan di SMPN 19 Bengkulu dapat tetap berlangsung sambil menunggu perbaikan ruang sekolah yang terdampak kebakaran., katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....