Harga Pakan Naik, Keuntungan Peternak Lele Semakin Menipis

  • 27 Agt 2026 07:20 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kenaikan harga pakan menjadi salah satu beban yang harus dihadapi peternak ikan, khususnya peternak lele. Harga pakan yang sebelumnya sekitar Rp360 ribu per sak kini meningkat menjadi Rp400 ribu per sak atau naik sekitar 11,1 persen.

Kenaikan harga tersebut berdampak langsung terhadap biaya produksi dan pemeliharaan ikan. Di sisi lain, harga jual ikan masih relatif sama sehingga keuntungan yang diperoleh peternak semakin menipis.

Peternak lele, Parjiono, mengatakan harga jual ikan belum dapat dinaikkan karena harus bersaing dengan hasil produksi peternak dari luar daerah. Kondisi tersebut membuat margin keuntungan semakin kecil, terlebih jumlah ikan yang ditebar hanya sekitar 2.000 ekor sehingga belum mampu menutup seluruh biaya produksi.

Selain biaya pakan, peternak juga harus menanggung berbagai kebutuhan operasional lainnya. Biaya tersebut meliputi perawatan kolam, tenaga kerja, serta kebutuhan pemeliharaan ikan selama masa pembesaran.

Menurut Parjiono, kenaikan harga pakan cukup berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha peternakan ikan. Dengan biaya produksi yang terus meningkat sementara harga jual belum mengalami perubahan, peternak harus berupaya menekan pengeluaran agar usaha tetap berjalan.

Peternak berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat membantu mengatasi kenaikan harga pakan ikan. Stabilnya harga pakan dinilai penting agar biaya produksi tidak semakin tinggi dan usaha peternakan tetap memberikan keuntungan yang layak.

Peternak juga berharap kondisi harga pakan dapat kembali stabil sehingga beban biaya pemeliharaan dapat ditekan. Dengan demikian, keuntungan yang diperoleh peternak diharapkan dapat kembali membaik dan usaha budidaya ikan dapat terus berlanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....