Penggalangan Dana untuk NTT Dari Kemenag, FKUB,dan UINFAS
- 26 Agt 2026 14:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui Doa Kebangsaan untuk Duka NTT dan Indonesia Damai yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu bersama UIN Fatmawati Soekarno (UINFAS) Bengkulu dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu UINFAS Bengkulu pada 25 Agustus 2026 tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan donasi.
Melalui penggalangan donasi tersebut, terkumpul dana sebesar Rp20.017.000 yang dihimpun dari peserta kegiatan. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai latar belakang agama dan unsur masyarakat hadir sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.
Kegiatan ini menghadirkan tokoh agama dari lima agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha untuk memimpin doa sesuai dengan keyakinan masing-masing. Doa bersama tersebut menjadi wujud kebersamaan masyarakat Bengkulu dalam mendoakan saudara sebangsa yang sedang menghadapi bencana.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Saefudin, mengatakan, doa dan kepedulian yang dilakukan bersama merupakan bagian dari ikhtiar sebagai anak bangsa. Ia menyebut sejumlah daerah seperti NTT, Kalimantan, Lombok, dan berbagai wilayah lainnya sedang berduka akibat bencana.
Menurut Saefudin, kebersamaan lintas agama dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh perbedaan keyakinan. Semangat persaudaraan dan solidaritas menjadi dasar bagi masyarakat untuk bersama-sama membantu mereka yang sedang mengalami musibah.
Doa yang dipanjatkan bersama serta donasi yang terkumpul menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat Bengkulu terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi wujud solidaritas bagi masyarakat NTT.
Kegiatan Doa Kebangsaan untuk Duka NTT dan Indonesia Damai menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerukunan serta kepedulian sosial di tengah keberagaman masyarakat. Melalui kebersamaan lintas agama, masyarakat Bengkulu menunjukkan bahwa persatuan dan kemanusiaan dapat terus dirawat di tengah berbagai perbedaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....