Pohon Telur Warnai Peringatan Maulid Nabi di Bengkulu tengah

  • 26 Agt 2026 12:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Pulau Beringin, Kabupaten Bengkulu Tengah, diwarnai dengan tradisi pohon telur yang masih dipertahankan masyarakat hingga kini. Telur yang dihias dan dipasang pada susunan ranting menjadi bagian dari perayaan sekaligus sarana mempererat kebersamaan antar warga.

Keberadaan pohon telur tidak hanya memperindah suasana peringatan, tetapi juga menjadi simbol kegembiraan masyarakat dalam menyambut Maulid Nabi. Tradisi ini turut menjadi cara masyarakat mengenalkan nilai keagamaan dan kebiasaan lokal kepada anak-anak sejak dini.

Imam Masjid Dusun Pulau Beringin, Heri mengatakan, keberadaan pohon telur membuat anak-anak lebih tertarik mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat. Menurutnya, suasana yang menyenangkan dapat membuat peringatan Maulid Nabi lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.

“Dari simbol pohon telur ini, masyarakat diajarkan untuk menunjukkan rasa kegembiraan dalam peringatan Maulid Nabi,” ujar Heri, Selasa, 25 Agustus 2026.

Kebiasaan tersebut diketahui berasal dari masyarakat Sulawesi dan kemudian berkembang di Dusun Pulau Beringin. Dalam persiapannya, masyarakat turut bergotong royong membuat dan menghias pohon telur tersebut.

Warga Dusun Pulau Beringin, Alex Saputra mengatakan, dirinya telah mengenal tradisi ini sejak kecil dan masih menjumpainya dalam peringatan Maulid Nabi hingga sekarang. Ia menyebut, persiapan yang dilakukan secara bersama membuat kebiasaan tersebut tetap dikenal dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Adanya pohon telur ini bukan cuma sekadar hiasan, tetapi sudah menjadi bagian dari tradisi,” ungkap Alex.

Pelibatan anak-anak dan pemuda dalam persiapan menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga keberlanjutan kebiasaan tersebut. Selain membantu pelaksanaan kegiatan, mereka juga mendapat kesempatan mengenal proses pembuatan dan nilai gotong royong yang terkandung di dalamnya.

Keberadaan tradisi pohon telur ini membuat peringatan Maulid Nabi di Dusun Pulau Beringin tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga ruang untuk menjaga kebiasaan masyarakat. Melalui keterlibatan lintas generasi, tradisi tersebut terus diperkenalkan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Penulis : Neda Mahasiswa Magang UINFAS Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....