Maulid Nabi Masjid Baiturrahim Bajak Meriah dengan Giat Keagamaan-Kearifan Lokal
- 25 Agt 2026 11:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Pengurus Masjid Baiturrahim, Kelurahan Bajak, Kota Bengkulu, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa 25 Agustus 2026. Kegiatan tahun ini dikemas lebih meriah dengan melibatkan jamaah, anak-anak, majelis taklim, serta masyarakat dari sembilan RT.
Ketua panitia pelaksana peringatan Maulid Nabi sekaligus pengurus Masjid Baiturrahim, Drs. H. Sulaiman Suri, M.Pd, mengatakan rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kegiatan diawali zikir Sarafal Anam yang diikuti jamaah Masjid Baiturrahim.
Selain zikir, rangkaian kegiatan diisi santunan bagi anak yatim di Kelurahan Bajak serta bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran di Kelurahan Pengantungan. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari kepedulian pengurus masjid dan jamaah terhadap masyarakat sekitar.
Rangkaian sebelumnya, anak-anak TPQ Masjid Baiturrahim juga dilibatkan melalui lomba cerdas cermat dan peragaan busana muslim. Lomba peragaan busana muslim tersebut melibatkan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).
Ibu-ibu Majelis Taklim turut bergotong royong menyiapkan konsumsi untuk seluruh rangkaian kegiatan. Keterlibatan berbagai kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya menyukseskan peringatan Maulid Nabi sekaligus memperkuat kebersamaan jamaah.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tradisi jambar uang yang diikuti sembilan RT di Kelurahan Bajak. Jambar tersebut diarak dari jalan menuju Masjid Baiturrahim dan disambut jamaah dengan iringan zikir Sarafal Anam serta selawat yang dibawakan anak-anak TPQ.
Setelah seluruh jambar tiba di masjid, dilakukan perhitungan dana yang terkumpul. Hasil perhitungan mencapai Rp17,4 juta lebih dan dana tersebut akan diserahkan untuk pengembangan Masjid Baiturrahim, termasuk santunan anak yatim, keperluan umat, serta bantuan sosial.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Bajak Andi Sapril yang mewakili Pemerintah Kota Bengkulu. Dalam sambutannya, Lurah Bajak menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Baiturrahim yang dinilai konsisten melestarikan budaya Islam melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
Lurah Bajak mengatakan selama sekitar empat tahun menjalankan tugas di Kelurahan Bajak, dirinya melihat banyak perkembangan positif di Masjid Baiturrahim. Kegiatan keagamaan jamaah, ibu-ibu Majelis Taklim, hingga aktivitas TPQ dinilai berjalan dengan baik dan terus berkembang.
Ia juga mengapresiasi penampilan anak-anak TPQ yang membacakan Al-Qur'an dengan baik dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi. Menurutnya, keberadaan TPQ Baiturrahim sangat membanggakan dan diharapkan terus berkembang menjadi lebih baik.
Dalam momentum Maulid Nabi, Lurah Bajak juga mengajak masyarakat bersama-sama memakmurkan masjid melalui kegiatan keagamaan dan sosial. Salah satunya melalui program santunan anak yatim yang dilaksanakan BKM Masjid Baiturrahim dengan mengusulkan dua anak yatim dari setiap RT.
Ia berharap santunan tersebut tidak hanya diberikan pada momentum Maulid Nabi, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Dengan demikian, anak-anak yatim yang berada di Kelurahan Bajak dapat memperoleh perhatian dan dukungan secara berkelanjutan dari masyarakat.
Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Baiturrahim, H. Drs. Hilman Fuadi, menambahkan pelaksanaan Maulid Nabi tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya karena dikemas lebih meriah. Kegiatan melibatkan anak-anak Sanggar RT 8 Wisma yang dipimpin ketua adat, termasuk pemukulan dol sebagai bagian dari rangkaian acara.
Menurut Hilman, pelibatan anak-anak dalam kegiatan masjid menjadi bagian dari upaya membiasakan generasi muda datang dan beraktivitas di masjid. Ia berharap anak-anak dapat tumbuh dengan kebiasaan memakmurkan masjid serta ikut menjaga kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.
Selain itu, Masjid Baiturrahim berada di kawasan yang dikelilingi sejumlah destinasi wisata, termasuk kawasan Pantai Zakat dan makam Sentot Alibasyah. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan masjid dinilai dapat menjadi bagian dari sinergitas kolektif untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kota Bengkulu.
Menurutnya, keberadaan masjid di kawasan wisata dapat menjadi bagian dari penguatan aktivitas masyarakat sekaligus memperkenalkan nilai-nilai agama dan budaya lokal. "Kita ingin ada sinergitas kolektif antara masjid, masyarakat, anak-anak dan berbagai unsur lainnya untuk membangun pariwisata di Kota Bengkulu,” ujar Hilman.
Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selanjutnya diisi ceramah yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW disampaikan Dr. H. Jonsi Hunandar, M.Ag. Ceramah tersebut berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB dan menjadi penutup rangkaian kegiatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....