Harga Cabai di Pasar Bintuhan Mulai Turun
- 20 Agt 2026 12:48 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID.Bintuhan – Berdasarkan pantauan di Pasar Rakyat Inpres Bintuhan Kabupaten Kaur Kamis 20 Agustus 2026 harga cabai alami penurunan harga. Baik itu cabai merah, vabai rawit hijau,hingga cabai rawit merah atau lebih dikenal dengan sebutan cabai setan.
Salah seorang pedagang cabai Nipirisda mengatakan sebelumnya pada minggu lalu, harga cabai merah dibandrol 45 ribu rupiah per kilogram. Namun kini turun menjadi 30 ribu rupiah hingga 33 ribu rupiah per kilogram.
Nipirisda menyebut harga 30 ribu rupiah ini berlaku bagi cabai merah biasa. Sedangkan 33 ribu rupiah berlaku untuk cabai merah jenis taro yang dinilai memiliki rasa lebih pedas.
“Cabai merah turun harganya, untuk cabai yang saya jual ini jenis taro 33 ribu rupiah per kilogram harganya. Kalau cabai merah biasa 30 ribu rupiah satu kilogramnya,” ujarnya.
Sementara itu untuk cabai rawit hijau yang sebelumnya dibandrol 65 ribu rupiah hingga 70 ribu rupiah, kini turun menjadi 50 ribu rupiah per kilogram. Sedangkan cabai setan yang seblumnya dibandrol 70 ribu rupiah, kini turun menjadi 50 ribu rupiah per kilogram.
Penurunan harga cabai tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, karena cabai merupakan salah satu bahan kebutuhan dapur yang banyak digunakan sehari-hari. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat dapat membeli cabai sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar sebelumnya.
“Dengan adanya penurunan harga cabai ini kami kaum ibu-ibu tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli cabai. Mumpung lagi murah saya kemarin beli agak banyak untuk stok di rumah,” ujar Yanti salah seorang konsumen.
Penurunan harga ini juga memberikan keuntungan bagi pelaku usaha makanan, seperti pedagang nasi, warung makan, dan usaha kuliner lainnya. Biaya pembelian bahan baku menjadi lebih ringan sehingga dapat membantu menekan biaya produksi dan menjaga harga jual makanan tetap terjangkau.
Masyarakat dan pelaku usaha berharap harga cabai merah dapat terus berada pada tingkat yang stabil. Harga bahan pangan yang stabil dinilai penting agar masyarakat dapat mengatur pengeluaran rumah tangga dengan lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....