Bulog Pastikan Stok Beras di Gudang Aman untuk Kebutuhan Masyarakat Dua Kabupaten

  • 19 Agt 2026 20:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu Selatan – Bulog Bengkulu Selatan memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur aman. Total stok yang ada di gudang ditambah yang masih dalam perjalanan saat ini mencapai sekitar 790 ton.

Kepala Gudang Bulog Bengkulu Selatan, Eky Wijaya, menjelaskan total jumlah beras tersebut terdiri dari 82 ton yang memang sudah ada di gudang. 590 ton beras sedang dalam perjalanan yakni dari Palembang dan Lampung, serta 200 ton beras bantuan pangan.

Jumlah stok beras yang tersedua tersebut diprediksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur dalam beberapa bulan kedepan. Sekaligus menjadi penopang harga agar tidak meroket saat pasokan dari petani lokal mulai menipis.

“Ya untuk stok beras kita cukup lumayan banyak ya. Kalau kita lihat stok yang ada iini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu Selatan da Kaur dalam beberapa bulan kedepan,” ujar Kepala Gudang Bulog Bengkulu Selatan, Eky Wijaya kepada RRI Rabu 19 Agustus 2026.

Bulog Bengkulu Selatan menyebut stok beras yang tersedia saat ini akan terus dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat melalui jaringan mitra yang telah bekerja sama. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasokan dan kebutuhan di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.

Selain memastikan ketersediaan stok beras di gudang, Bulog juga akan terus melakukan monitoring dan pemantauan terhadap proses penyaluran beras kepada para mitra. Pengawasan dilakukan mulai dari proses distribusi hingga beras diterima dan dipasarkan kepada masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran beras berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Bulog juga menegaskan pentingnya kepatuhan seluruh mitra dalam menjual beras kepada masyarakat sesuai dengan harga yang berlaku.

“Pemantauan terhadap mitra juga menjadi upaya Bulog untuk mencegah adanya penjualan beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dengan pengawasan secara berkala, diharapkan tidak ada mitra yang menjual beras melampaui ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ucapnya.

Bulog Bengkulu Selatan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras, karena pemantauan stok dan distribusi akan terus dilakukan. Jika ditemukan adanya indikasi penjualan beras yang tidak sesuai ketentuan, Bulog Bengkulu Selatan akan terus melakukan evaluasi dan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....